Adik Ipar Edo Kondologit Tewas Dianiaya Tahanan, 15 Polisi Dijatuhi Sanksi

Chanry Andrew S, iNews · Kamis 08 Oktober 2020 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 340 2290316 adik-ipar-edo-kondologit-tewas-usai-dianiaya-tahanan-15-polisi-dijatuhi-sanksi-p0ZNlCt2Ox.jpg Lima belas polisi disidang. Foto: dok.Polda Papua

SORONG - Sebanyak 15 personel Polres Sorong Kota dianggap lalai dalam menjalankan tugas sehingga tahanan titipan berinisial GKR tewas. Korban diduga dianiaya sesama tahanan di dalam ruang tahanan Polres Sorong Kota pada 27 Agustus 2020.

Tak hanya 15 oknum polisi, seorang tahanan berinisial HA juga ditetapkan sebagai tersangka atas meninggalnya GKR. Untuk diketahui GKR merupakan adik Ipar artis sekaligus politikus kondang Edo Kondologit.

Kabid Humas Polda Papua Barat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Adam Erwindi menjelaskan, GKR adalah tahanan titipan dalam kasus dugaan pencurian disertai kekerasan yang menyebabkan seorang wanita paruh baya tewas di Distrik Sorong Kepulauaan beberapa waktu lalu.

Namun GKR sempat dianiaya oleh tahanan berinisial HA di dalam rutan Mapolres Sorong Kota. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong.

Baca Juga: Edo Kondologit: Belum 24 Jam Adik Kami Sudah Meninggal 

Adam mengatakan atas peristiwa itu, 15 personel Polres Sorong Kota disidang di Mapolda Papua Barat pada 9 September 2020.

"Sidang kepada 15 orang personil Polres Sorong Kota sudah dilaksanakan di Aula Triton Polda Papua Barat pada 9 September lalu. Rinciannya ada 10 orang personel Sat Reskrim dan 5 orang personil Sat Tahti Polres Sorong Kota”, terang Adam di Sorong, Rabu (7/10/2020).

Dikatakannya, 10 orang personel Sat Reskrim Polres Sorong Kota tersebut dihukum akibat pelanggaran disiplin, yaitu dinilai melakukan tindakan tegas terukur yang berlebihan.

Sedangkan untuk 5 orang personel Sat Tahti Polres Sorong Kota pada sidang disiplin tersebut terungkap bahwa mereka tidak menjalankan tugas dengan benar sebagai piket jaga tahanan.

Berikut rincian 10 orang personie Sat Reskrim Polres Sorong Kota yang dihukum :

1. Ipda TM – Kanit Jatanras Sat Reskrim Polres Sorong Kota

2. Aiptu AB – Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Sorong Kota

3. Aiptu DA – Ba Sat Reskrim Polres Sorong Kota

4. Bripka PB – Ba Sat Reskrim Polres Sorong Kota

5. Aipda YT – Ba Sat Reskrim Polres Sorong Kota

6. Bripka F – Ba Sat Reskrim Polres Sorong Kota

7. Bripka AM – Ba Sat Reskrim Polres Sorong Kota

8. Aipda K – Ba Sat Reskrim Polres Sorong Kota

9. Bripka W – Ba Sat Reskrim Polres Sorong Kota

10. Brigpol N – Ba Sat Reskrim Polres Sorong Kota

Adam merincikan, 10 anggota Sat Reskrim Polres Sorong Kota divonis kurungan dalam penempatan khusus di rutan Polda Papua Barat dan penundaan pendidikan.

Baca Juga: Keluarga Edo Kondologit Percayakan Investigasi Kematian Adik Iparnya ke Polisi

Sedangkan khusus untuk Ipda TM selaku Kanit Jatanras, diberi hukuman tambahan, yaitu dimutasi demosi tanpa jabatan.

Sedangkan 5 orang personel Sat Tahti Polres Sorong Kota yang dihukum karena tidak menjalankan tugas dengan benar yaitu:

1. Iptu DT – Kasat Tahti Polres Sorong Kota

2. Bripka R – Ba Sat Tahti Polres Sorong Kota

3. Bripka WIM – Ba Sat Tahti Polres Sorong Kota

4. Briptu IP + Ba Sat Tahti Polres Sorong Kota

5. Briptu MY – Ba Sat Tahti Polres Sorong Kota

“Lima orang personil Sat Tahti Polres Sorong Kota ini juga dihukum kurungan dalam penempatan khusus di rutan Polda Papua Barat, penundaan pendidikan dan teguran tertulis”, ujar Adam.

Sementara pelaku penganiayaan HR yang menyebabkan tewasnya GKR, saat ini masih ditahan di Polres Sorong Kota. (abp)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini