Kedua, KPU juga akan terus mengingatkan bahwa Pilkada digelar dalam suasana pandemi. Oleh karenanya, cara pandang yang digunakan harus disesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19.
"Yang saya maksud adalah, kalau kita masih menggunakan cara pandang situasi normal ya tentu tidak akan, mohon maaf, kurang relevan dengan kondisi yang seperti ini," tutur dia.
Baca Juga : Bawaslu Sebut Ada 26 Kampanye Kandidat Langgar Protokol Kesehatan
KPU, kata dia, juga akan terus mengingatkan, Pilkada merupakan hajat masyarakat. Jika masyarakat memilih golput, hilang kesempatan mereka untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.
"Jadi kata kuncinya memang edukasi yang terus kami lakukan," tuturnya.
Baca Juga : Pilkada 2020, KPU Bakal Uji Coba Skema Pengaturan Waktu Kedatangan Pemilih di TPS
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.