Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Longsor Ciganjur, 300 Warga Masih Mengungsi

Felldy Utama , Jurnalis-Senin, 12 Oktober 2020 |14:39 WIB
Longsor Ciganjur, 300 Warga Masih Mengungsi
Petugas membersihkan puing akibat longsor dan banjir di Ciganjur (Foto : PPID DKI)
A
A
A

JAKARTA - Berdasarkan informasi yang terpampang di posko utama pengungsian longsor di Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2020), tercatat sebanyak 300 orang mengungsi di sejumlah posko yang terletak di sekitar Jalan Damai.

Diketahui, persitiwa longsor yang terjadi pada Sabtu 10 Oktober 2020, malam

Secara lebih rinci, jumlah pengungsi tersebut dibagi ke beberapa tempat yaitu,; Kediaman Ibu Yuli, rumah salah satu warga yang dijadikan posko pengusian menampung sebanyak 30 orang. Dengan rincian, 25 orang dewasa, 3 orang Lansia, dan 2 orang anak-anak.

Sementara, di posko pendopo menampung sebanyak 35 pengungsi. Dengan rincian, 7 orang dewasa, 16 orang Lansia, 6 balita dan 6 anak-anak. Sedangkan, ada juga pengungsi yang dialihkan ke jalan Sadar 4 Ciganjur.

Baca Juga : 2 Alat Berat Dikerahkan Keruk Puing Longsor Ciganjur

Baca Juga : Pemprov DKI Mulai Bersihkan Sisa Puing Longsor dan Banjir di Ciganjur

Di lokasi tersebut, terdapat dua posko pengungsian. Posko A menampung 104 pengungsi dengan rincian; 64 orang dewasa, 18 orang lansia, dan 22 orang anak-anak. Kemudian, di posko B terdapat sebanyak 169 pengungsi. Dengan rincian; 96 orang dewasa, 37 orang Lansia, 30 orang anak-anak dan 6 orang balita.

Di samping itu, dari papan pengumunan terkait informasi pengungsi juga tertulis jumlah warga yang masih berada di dalam rumah dengan total 131 orang. Dengan rincian; 113 orang dewasa, 10 orang lansia, dan 8 orang Balita.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement