JAKARTA - Aksi damai dari Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat berujung ricuh. Namun, aparat kepolisian menyebut pihak yang memicu kerusuhan adalah kelompok Anarko.
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, aksi yang dilakukan ANAK NKRI awalnya berlangsung damai. Mereka kemudian membubarkan diri sekira pukul 16.00 WIB, namun ada kelompok massa cair yakni Anarko yang memprovokasi sehingga ricuh.
"Aksi berjalan lancar dari jam 1 sampai jam 4 dan kami memang sudah ada kesepakatan selesai jam 4 ketika ANAK NKRI selesai mereka kembali, anak-anak Anarko inilah kemudian bermain (melempari petugas)," kata Nana di Halte Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Selasa (13/10/2020).
Baca Juga: Dipukul Mundur Polisi, Demonstran Bertahan di Tugu Tani dan Jalan Sabang
Nana memperkirakan, massa yang menggelar aksi di kawasan Patung Kuda berjumlah 6 ribu orang. Namun, 2 ribu lainnya merupakan massa cair yang terdiri dari masyarakat, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat.