JAKARTA - Berbagai upaya dilakukan Pemkot Jakarta Timur dalam mengatasi banjir yang diakibatkan luapan Kali Sunter. Salah satunya dengan cara mengeruk Waduk Pondok Ranggon yang dilakukan Suku Dinas (Sudin) Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur di Cipayung, Selasa (13/10/2020).
Kasudin SDA Jakarta Timur, Santo mengatakan, dalam mengatasi banjir pihaknya terus bekerja mengeruk seluruh Waduk dan saluran air untuk meminimalisir banjir saat memasuki musim penghujan.
"Pengerukan kita lakukan untuk mencegah banjir. Jadi nantinya air kali Sunter akan masuk dulu ke Waduk sehingga tak meluap," kata Santo di Jakarta Timur, Selasa (13/10/2020).
Empat alat berat jenis excavator, long arm dua unit, excavator standar satu unit, dan excavator amfibi mini satu unit digunakan untuk memudahkan proses pengerukan waduk. Melalui upaya itu, dikatakan Santo, diharapkan dapat menampung debit air lebih banyak lagi.

"Kita optimalkan semua alat yang kita miliki. Saat total sudah ada delapan alat berat yang diterjunkan di lokasi," ujarnya.
Santo menuturkan, tambahan alat berat jenis standar ini diperoleh dari bantuan Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Pengerahan alat-alat sengaja dipinjamkan sementara agar proses pengerukan di Waduk Pondok Ranggon bisa segera selesai dan dapat berfungsi secara optimal.
"Kita berharap semoga bisa berfungsi sebelum musim hujan datang dan akhirnya bisa dipakai sebagai penampungan awal," tururnya.