JAKARTA - Polisi meminta agar para pelajar di kawasan Jakarta Selatan untuk tidak terlibat aksi demo, dan jangan mau untuk dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk berbuat kerusuhan, khususnya saat ada demo.
Wakapolres Jakarta Selatan, AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, polisi mengamankan ratusan pelajar di wilayah Jakarta Selatan yang hendak terlibat aksi demo. Sejauh ini, mereka mengaku hanya ikut-ikutan karena menerima ajakan di media sosial. Padahal, mereka tak tahu apa yang tengah didemokan tersebut.
Maka itu, kata dia, polisi menduga ada pihak yang memprovokasi agar pelajar terlibat demo dan berbuat kerusuhan. Pihak itu diduga hendak memanfaatkan para pelajar dan menjadikan mereka sebagai kambing hitam.
"Sebab, dari sejumlah kasus keributan itu terlihat adik-adik ini yang memunculkan pertama, makanya jangan sampai adik-adik ini dimanfaatkan pihak yang tak bertanggung jawab, dijadikan kambing hitam, menjadi korban provokasi, apalagi melakukan tindak pidana," kata Antonius pada wartawan, Jumat (16/10/2020).
Baca juga: