Polda Jabar Yakin Ada Tersangka Baru Terkait Kasus Penganiayaan Polisi

Agregasi Sindonews.com, · Jum'at 16 Oktober 2020 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 525 2294701 polda-jabar-yakin-ada-tersangka-baru-terkait-kasus-penganiayaan-polisi-Tp1HL9VsuQ.jpg Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi Chaniago (Foto : Sindonews)

BANDUNG - Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago mengatakan, bakal ada penambahan tersangka dalam kasus penyekapan dan penganiayaan anggota Ditintelkam Polda Jabar Brigadir Polisi (Brigpol) M Azis.

Hingga saat ini tiga tersangka yang ditahan di Mapolda Jabar, yakni Deni Ramdani warga Kabupaten Bandung, Cucu Heriyanto warga Kabupaten Ciamis, dan Dwi Hendra, Kota Bandung. Sedangkan empat tersangka yang tidak ditahan yakni, SLK, SS, RK, dan DS.

Tersangka Deni Ramdani, Cucu Heriyanto, dan Dwi Hendra diketahui sebagai simpatisan KAMI Jabar. Hal ini diakui oleh Presidium KAMI Jabar Roby Win Kadir.

"Sementara belum ada penambahan tersangka. Penyidik Polda Jabar sedang melakukan pendalaman. Namun kami yakin ini tidak dilakukan oleh mereka saja (tujuh tersangka). Mungkin (kasus) bisa dikembangkan (untuk mengungkap tersangka lain). Insya Allah dalam waktu dekat akan ditentukan tersangkanya lagi (baru)," ujar Kombes Pol Erdi, Jumat (16/10/2020).

Untuk membuat kasus ini semakin terang benderang, tutur Kabid Humas, penyidik Ditreskrimum Polda Jabar bakal memeriksa saksi lain yang saat itu ada di lokasi kejadian. "Ada saksi-saksi lain di Jalan sultan Agung itu. Mereka segera diperiksa," tutur Erdi.

Baca Juga : Korban Tewas Akibat Jebakan Tikus Capai 7 Orang di Bojonegoro

Seperti diberitakan sebelumnya, Brigpol M Azis mengalami lukas cukup parah di kepala dan beberapa bagian tubuh akibat disekap dan dikeroyok sejumlah orang di sebuah rumah Jalan Sultan Agung, Kota Bandung pada Kamis 8 Oktober 2020, petang.

Brigpol M Azis diduga disekap dan dikeroyok saat mengejar sejumlah demonstran yang lari dan bersembunyi di rumah itu setelah unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar berujung ricuh dan anarkistis. Kebetulan korban Brigpol M Azis tak mengenakan seragam polisi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini