Tewas Dalam Sel Tahanan, Tersangka Pembunuh Rangga Dimakamkan di Kampung Halaman

Muhammad Maulidin, iNews · Senin 19 Oktober 2020 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 340 2296032 tewas-dalam-sel-tahanan-tersangka-pembunuh-rangga-dimakamkan-di-kampung-halaman-zY0cCu77VO.jpg Suasana setelah pemakaman tersangka pembunuh Rangga. Foto: Muhammad Maulidin

ACEH TIMUR - Penuh liku dan dramatis, begitulah mungkin ungkapan yang pas untuk menggambarkan perjalanan kasus tewasnya Rangga. Bocah tersebut dibunuh saat berupaya melindungi ibunya dari pemerkosaan di pelosok Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

Kemudian setelah pelaku ditangkap, ia malah tewas dalam sel tahanan pada Minggu 18 Oktober 2020 sekira pukul 02.00 WIB. Tersangka Samsul Bahri tewas usai mengeluhkan sesak nafas dan sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Langsa.

Setelah itu polisi menyerahkan jasadnya kepada keluarga tersangka. Kemudian ia dimakamkan di kampung halamanya di Kecamatan Bireum.

Sementara ditemui di sela pemakaman, kerabat tersangka, Sin mengatakan keluarga tidak mengetahui penyebab kematian Samsul Bahri yang secara mendadak. Namun Sin sudah mengiklaskan kematian pelaku.

"Kita mengikhlaskan semua, cuma kami pun berharap ada penyelesaian keadaan korban (tersangka), penyebab (kematiannya) kami tak tahu," ucap Sin abang Samsul Bahri.

Baca Juga: Pembunuh Bocah SD Rangga Tewas di Sel Tahanan 

Sebelumnya Samsul Bahri membunuh Rangga karena bocah SD tersebut menghalangi upaya pemerkosaan yang dilakukannya. Rumah korban terletak jauh dari pemukiman sehingga kejadian tersebut tidak diketahui warga sekitar.

Ibu Rangga yang tanpa busana dalam keadaan terluka melarikan diri dan melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke warga setempat.

Baca Juga: Wabup Pidie Harap Pembunuh Bocah SD Rangga Dihukum Berat


Sementara jenazah rangga dibawa pelaku pakai karung dan dibuang di sungai. Jenazah bocah berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan Polres Langsa, Kodim 0104/Aceh Timur dibantu masyarakat, Minggu (11/10/2020) sore.

Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Langsa guna divisum. Dari hasil visum ditemui beberapa luka akibat benda tajam di wajah dan leher korban.

Dr Nevi Herawati dokter forensik RSUD Langsa mengatakan ada beberapa luka di tubuh korban yang terkena benda tajam di wajah dan leher korban.

Polisi yang mengetahui kejadian ini, langsung menangkap tersangka Samsul Bahri. Namun ia juga akhirnya tewas dalam sel tahanan karena sesak nafas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini