Mobil Pemda Pegunungan Bintang Diserang KKB, Sejumlah Anggota TNI Terluka

Chanry Andrew S, iNews · Selasa 20 Oktober 2020 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 340 2296596 mobil-pemda-pegunungan-bintang-diserang-kkb-sejumlah-anggota-tni-terluka-MKmBfbRVUO.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAYAPURA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerang mobil Pemda Kabupaten Pegunungan Bintang Papua, Selasa (20/10/2020) pagi. Akibat kejadian ini, sejumlah anggota TNI mengalami luka-luka.

Dari informasi yang didapatkan, KKB melakukan penyerangan terhadap iring-iringan kendaraan TNI (dua truck) tersebut pada pagi tadi. Dua anggota TNI, masing-masing seorang anggota TNI dari Satgas Mandala terkena tembakan di bagian telapak kaki dan satu anggota TNI dari Yonif 312 mengalami luka akibat serpihan rekoset peluru.

Kapenrem 172 PWY, Mayor Inf. Eka Yudha mengatakan, penyerangan tersebut bukan terhadap mobil TNI melainkan terhadap mobil dinas Pemda Pegunungan Bintang yang didalamnya terdapat sejumlah anggota TNI.

"Ya, memang betul, ada kejadian itu, bukan mobil (truck TNI), tapi mobil operasional Pemda, yang kebetulan didalamnya ada anggota TNI," ujar Mayor Inf. Eka Yudha yang dikonfirmasi Okezone, Selasa (20/10/2020).

 Baca juga:

 TGPF Intan Jaya Akan Serahkan Hasil Investigasi ke Menko Polhukam   

 Tertembak di Intan Jaya, Anggota TGPF Dirawat di RSUD Sugapa   

Sepak Terjang Pimpinan KKSB OPM Hengky Wamang yang Ditembak Mati

Dalam kejadian penembakan itu, pihak KKB mengaku bertanggung jawab dalam kejadian tersebut.

Juru Bicara OPM, Debby Sembom mengaku pasukan TPNPB OPM berhasil menembak mati dua anggota TNI, dan tiga anggota TNI lainnya luka-luka.

"Ya, telah terjadi penembakan oleh TPNPB ngalum kupel terhadap 2 truk militer TNI di distrik Serambakon, dan satu truk muatan TNI mendapat serangan tembakan oleh TPNPB Ngalum kupel. Dilaporkan bahwa semua prajurit TNI, 2 tembak mati di tempat dan tiga lainnya mengalami luka-luka dan di evakuasi ke rumah sakit/RSUD Oksibil," kata Sebby Sembom kepada Okezone.

Menurut Sebby, aksi penyerangan yang dilakukan oleh TPNPB tersebut di pimpin oleh komandan batalyon Meme di bawah pimpinan komandan operasi Otopius Mimin. Dan pihak TPNPB bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

"Situasi oksibil panas, laporan terakhir yang PIS TPNPB impun melaporkan bahwa di rumah sakit ada 3 yang sedang operasi. Sebentar akan laporkan. Pasukan TPNPB mulai bergerak ke kota dan akan ada penembakan lagi, kita tunggu informasi dari mereka. Komandan Battalion Meme dan Panglima TPNPB Kodap Ngalum kupel Lamek Tablo bertanggungjawab atas serangan dan penembakan ini," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini