Cirebon Jadi 'Kantong' Penampungan Ilegal Calon Pekerja Migran

Fathnur Rohman, Okezone · Selasa 20 Oktober 2020 21:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 525 2296874 cirebon-jadi-kantung-penampungan-ilegal-calon-pekerja-migran-bGd5dkemyX.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

CIREBON - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat, Kabupaten Cirebon atau umumnya Jawa Barat, menjadi 'kantung' penempatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) di Indonesia. Selain penampungan, daerah ini juga kerap dijadikan sebagai tempat pengiriman CPMI ilegal.

"Cirebon dan Indramayu, umumnya Jabar itu kantong penempatan. Termasuk Jatim, NTT dan Semarang. Bisa dibilang ini juga menjadi tempat pengiriman secara ilegal. Ini masuk daerah merah," kata Kepala BP2MI, Benny Rhamdan.

Benny menyebut, selama enam bulan dirinya menjabat, BP2MI telah menggerebek sedikitnya sembilan perusahaan atau tempat penampungan ilegal.

 Baca juga: Cerita Pilu Calon Pekerja Migran: Sudah Habis Puluhan Juta Tak Juga Berangkat 

Tempat penampungan ilegal ini, sambung dia, tersebar di beberapa titik seperti di Bekasi, Cibubur, Garut, Sunter, Priuk, Condet dan Cirebon.

"ini merupakan pengerebekan atau sidak yang ke sembilan kali. Semuanya berasal dari laporan masyarakat dan LSM yang peduli nasib PMI," ungkapnya.

Benny mengaku, pihaknya selalu berhasil menggerebek tempat-tempat penampungan ilegal itu. Ia berharap supaya semua pihak ikut memerangi oknum-oknum yang nekat memberangkatkan CPMI secara ilegal di Indonesia.

"Kita sudah selamatkan 430 calon TKI. Jika benar bahwa di Cirebon ini keberangkatannya ilegal, maka kami menyelamatkan 455 anak bangsa," tandasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini