JAKARTA - Satuan Lalu Lintas Polrestro Jakarta Timur mencatat ada tiga titik rawan kecelakaan di wilayahnya. Hal itu merujuk pada kasus kecelakaan yang terjadi sejak bulan Januari hingga September 2020.
Kanit Laka Satlantas Polrestro Jakarta Timur, AKP Teguh Achrianto mengatakan, tiga lokasi rawan kecelakaaan yakni berada di Jalan Raya Bogor, Flyover Pasar Rebo, Jalan Raya I Gusti Ngurahrai di depan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Jalan KRT Radjiman Widyodiningarat.
"Sejak awal tahun 2020 ada sembilan kasus kecelakaan lalu lintas di Flyover Pasar Rebo. Kemudian di Jalan I Gusti Ngurah Rai ada tujhh kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas," kata Teguh saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (23/10/2020).
Dalam kecelakaan lalu lintas tersebut, setidaknya menimbulkan banyak korban diantaranya, satu korban meninggal dunia dan 10 luka berat dan enam luka ringan.
"Total kerugian materi di lokasi Flyover Pasar Rebo Rp 5,1 juta, total kerugian di Jalan I Gusti Ngurah Rai mencapai Rp 2,9 juta," ujarnya.
Sementara untuk di Jalan KRT Rajiman Widyodiningrat hanya terjadi pada periode 2018-2019. Selama periode tersebut tercatat ada tujuh kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 3 orang dan korban luka ringan sebanyak empat orang.
"Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di Jakarta Timur lebih dari 60 persen. Mayoritas korban pengendara sepeda motor. Penyebabnya terjadi kecelakaan karena lepas kendali (out of control) saat berkendara," tukasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.