JAKARTA - Mengantisipasi persoalan banjir di musim penghujan, Kelurahan Sukapura bersama Kelurahan Pegangsaan Dua, Sudin Sumber Daya Air Jakarta Utara dan Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air berkolaborasi melakukan gerebek lumpur dan sampah di Kali Cakung Lama (KCL).
Lurah Sukapura, Abdul Rahman Hakim mengatakan di lokasi yang berbatasan antara wilayah Kelapa Gading dengan Cilincing tersebut termasuk lokasi yang rawan terjadinya genangan sehingga harus segera diantisipasi.
"Kami harap dengan adanya pengerukan lumpur dan sampah KCL bisa mengurangi banjir di DKI Jakarta. Diperkirakan, kegiatan ini akan berjalan hingga 30 hari," kata Abdul saat di konfirmasi Jumat (23/10/2020).
Baca Juga: Hadapi Musim Hujan, Anies Ingatkan Camat Se-Jaksel Deteksi Dini Banjir
Abdul menjelaskan, KCL memiliki lebar sekitar 3 sampai 6 meter. Dalam pengerjaannya, petugas mengerjakan dalam dua tahap. Untuk tahap pertama pengerukan lumpur KCL sepanjang 1.660 meter kemudian dilanjutkan 1.400 meter untuk tahap kedua.
Dalam kegiatan kegiatan keruk lumpur ini melibatkan seratus petugas gabungan baik dari PPSU Kelurahan Sukapura dan Pegangsaan Dua, Pasukan biru SDA dan petugas UPK Badan Air. "Ini adalah kegiatan kolaborasi jadi dikerjakan bersama-sama dengan tujuan meminimalisir terjadinya genangan air," tutup Abdul.
Baca Juga: Wagub DKI Sebut Banjir di Jakarta Dapat Diatasi dengan Pompa
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.