Saat Yulia Sekarat, Pelaku Pembunuhan Minta Pin ATM dan Gasak Jutaan Rupiah

Bramantyo, Okezone · Jum'at 23 Oktober 2020 19:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 512 2298593 saat-yulia-sekarat-pelaku-sempat-minta-pin-atm-dan-gasak-jutaan-rupiah-eMQQBtSw7U.jpg Petugas kepolisian sedang menggiring pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita di Sukoharjo, Jawa Tengah (Foto: Bramantyo)

SUKOHARJO - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan motif pelaku hingga nekat menghabisi nyawa Yulia karena persoalan utang. Jasad Yulia pun dimasukan ke dalam mobil dan dibakar untuk menghilangkan jejak.

Menurut Kapolda, pelaku dan korban adalah rekan bisnis peternakan ayam. Utang pelaku terhadap korban sebesar Rp145 juta.

"Jadi, hari Senin (19/10/2020) berdasarkan chat Handphone milik korban pada putrinya, korban akan menemui pelaku (saudara E) pada hari Selasa (20/10/2020)," papar Kapolda dalam konferensi pers di Mapolres Sukoharjo, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga:  Cerita Mertua saat Detik-Detik Penangkapan Pembakar Wanita Dalam Mobil

Kemudian, pada Selasa 20 Oktober sekira pukul 17.00 WIB, korban menemui pelaku di kandang ayam milik pelaku di daerah Bendosari untuk melakukan pengecekan. Selain itu, ingin menagih utang pada pelaku sebesar Rp100 juta dari total utang pelaku pada korban.

Korban tak menduga sama sekali bila pelaku telah merencanakan menghabisi nyawanya di tempat kejadian yang memang telah dipersiapkan oleh pelaku.

Saat korban berbalik dan hendak masuk ke dalam mobil, pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan linggis sebanyak dua kali. Saat korban tersungkur, pelaku langsung menyeret korban dan melakban tangan.

"Pelaku memang telah merencanakan menghabisi nyawa korban. Tujuannya jika korban mati, pelaku tak punya utang lagi. Saat ini, masih didalami, barangkali ada yang ikut serta atau membantu pelaku," paparnya.

Baca Juga:  Kasus Mayat Wanita Dibakar Terungkap Berkat Chat Korban ke Anaknya

Menurut Kapolda, sebelum korban meninggal, pelaku sempat minta pin ATM korban. Di hari yang sama, pelaku sempat mengambil uang milik korban secara E-banking sebesar Rp8 juta dan melalui ATM Rp15 juta. Setelah itu, korban dibakar bersama mobil Daihatsu Xenia nomor polisi AD 1526 EA milik korban.

"Sebelum korban meninggal di hari yang sama sebelum dibakar, pelaku mengambil uang korban sebesar Rp8 juta dan Rp15 juta dari ATM ambil rp15 juta, pelaku diamankan di rumahnya," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini