Pelaku Pembakaran Perempuan di Dalam Mobil Jalani Tes Kejiwaan

Ary Wahyu Wibowo, Koran SI · Selasa 27 Oktober 2020 15:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 512 2300353 pelaku-pembakaran-perempuan-di-dalam-mobil-jalani-tes-kejiwaan-KaGEnu6itm.jpg Pelaku pembakaran wanita di dalam mobil jalani tes kejiwaan (Foto : Sindo/Ary)

SUKOHARJO - Eko Prasetyo (30), tersangka kasus pembunuhan terhadap Yulia (42), perempuan yang ditemukan tewas di dalam mobil yang dibakar di Kabupaten Sukoharjo menjalani tes kejiwaan di rumah sakit, Selasa (27/10/2020).

Hasil pemeriksaan, pria asal Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo ini tidak ada indikasi gangguan kejiwaan.

Pemeriksaan kejiwaan terhadap Eko Prasetyo dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir Sukarno sekitar pukul 10.00 WIB. Atau sebelum menjalani pra rekontruksi di tempat kejadian perkara (TKP) pembakaran mobil di Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo.

“Dia melakukan (pembunuhan) dalam keadaan sadar, tidak terpengaruh apa apa (miras atau narkoba),” kata Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Muhammad Alfan usai pra rekontruksi.

Dari hasil pemeriksaan juga diketahui yang bersangkutan tidak menunjukkan ke arah sebagai seorang psikopat. Tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati. Kemudian junto Pasal 339 KUHP, 338 KUHP, 365 KUHP, dan 187 KUHP.

Sementara dalam pra rekontruksi tersebut Eko Prasetyo memperagakan 7 adegan. “Pertama memarkirkan mobil hingga membakar mobil dan korban. Ada juga adegan beberapa saksi yang melihat pertama kali saat mobil terbakar hingga dilakukan penyiraman,” kata Kapolres Sukoharjo, Bambang Yugo Pamungkas.

Baca Juga : Mayat Pria Asal Lampung Ditemukan Membusuk di Ruko

Sehari sebelumnya, tersangka juga menjalani pra rekontruksi di lokasi pembunuhan di kandang ayam yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya. Rekontruksi memperagakan diantaranya ketika korban datang dengan mobil Daihatsu Xenia, Korban dipukul linggis hingga jatuh tersungkur. Kemudian memaksa meminta nomor m-banking kepada korban yang saat itu dalam kondisi sekarat.

Kemudian melakukan transfer uang milik korban ke rekening pelaku sebesar Rp15 juta. Setelah memasukkan tubuh korban ke mobil, pelaku kemudian kembali memukul kepala korban sebanyak 4 kali. Sebab saat itu, pelaku masih melihat korban bergerak gerak. Sehingga total pelaku memukul kepala korban dengan linggis sebanyak 7 kali.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini