Pria Ini Ditembak saat Coba Kabur dari Rumah Mertua

Rus Akbar, Okezone · Kamis 29 Oktober 2020 02:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 340 2300983 pria-ini-ditembak-saat-coba-kabur-dari-rumah-mertua-3OhC4sjdqm.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

PADANG - Apes bagi Dedek Firmansyah (26) warga Ulu Gadut, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat terpaksa harus dilumpuhkan polisi dengan timah panas ketika mencoba kabur dari rumah mertuanya di Tanah Sirah, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Edrian mengatakan penangkapan terhadap Dedek Firmansyah lantaran diduga telah melakukan pencurian kendaraan roda dua.

Kata mantan Kasat Reskrim Polresta Padang ini, penangkapan berawal ketika personil gabungan Reskrim dan Intel Polsek Lubuk Kilangan melakukan penyelidikan terhadap perkara tindak pidana curanmor roda dua yang terjadi pada Selasa (27/10/2020) sekira pukul 10.18 WIB di Samping Toko Bangunan YD Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Saat itu korban Haid Saputra (28) melaporkan kejadian tersebut dengan nomor laporan: LP/130/B/X/2020/Polsek Luki).

"Dari hasil rekaman CCTV pelaku berjumlah tiga orang dengan mempergunakan kendaraan sepeda motor honda vario warna putih, setelah dilakukan identifikasi diketahui keberadaan salah seorang pelaku Febi Kotta (34)," katanya Kapolsek, Rabu (28/10/2020)

Febi Kotta ini merupakan warga Kapalo Koto RT 001 RW 001, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh. Mengetahui keberadaan Febi Kotta polisi langsung bergerak dan menemukan pelaku sedang duduk didepan rumah.

"Kita mengamankan pelaku tanpa perlawanan selanjutnya pelaku diamankan tanpa ada perlawanan. Setelah menginterogasi Febi ini akhirnya diketahui bahwa temannya saat aksi pencurian itu adalah Meta Gusriadi," terangnya.

Meta Gusriadi kata Edrian ini merupakan warga Simpang Malintang RT 001 RW 002 Kelurahan Kapalo Koto dan ditangkap di rumah mertuanya masih kelurahan yang sama.

"Dari tempat pelaku ini disita ditempat pelaku ini disita satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih BA 2059 QY yang dipergunakan pelaku dalam melaksanakan aksinya," jelasnya.

Setelah dilakukan pengembangan diketahui pelaku utama ternyata Dedek Firmansyah, tak menunggu lama tin langsung bergerak ke rumah mertua Dedek di Tanah Sirah Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang, ketika sampai di lokasi pelaku diamankan ketika sedang tidur.

"Mengetahui polisi datang pelaku ini terbangun dan mencoba melarikan dari polisi, akhirnya kita terpaksa menembak pelaku yang terukur, bagian betis kanannya yang kena," katanya.

Dari tangan pelaku berhasil disita satu unit sepeda motor Yamaha Vixion warna putih BA 4489 BF, satu buah kunci letter T dan 1 satu kaleng cat pilox warna merah yang digunakan pelaku untuk mengubah warna body.

"Sepeda motor diamankan dari kontrakan pelaku, selanjutnya seluruh barang barang bukti dibawa ke Polsek Lubuk Kilangan guna penyidikan lebih lanjut," ungkapnya.

Keterangan pelaku Dedek Firmansyah mengakui dua kali melakukan pencurian sepeda motor dan menyita satu sepeda motor yamaha mio soul. "Motor curian pertama ini selain vixion tadi, berupa mio soul warna aslinya merah kemudian ganti cat menjadi warna merah gold," kata Kapolsek.

Dedek Firmansyah ini merupakan tersangka utama dia merupakan napi asimilasi yang dibebaskan karena pandemi corona dengan kasus pencurian.

"Jadi dari tiga pelaku itu telah disita satu unit sepeda motor Yamaha Vixion warna putih BA 4489 BF, cat telah dirubah pelaku menjadi warna merah. satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul warna asli merah, dirubah tersangka menjadi warna merah gold. Kemudian satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih BA 2059 QY yang digunakan pelaku saat pencurian, satu unit kunci letter T, satu kaleng cat pilox warna merah yang digunakan pelaku untuk mengubah warna body sepeda motor," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini