Ditemukan Lukisan Prasejarah Mirip Alien di Dalam Goa Kontitola Papua

Edy Siswanto, Okezone · Jum'at 30 Oktober 2020 04:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 30 340 2301386 ditemukan-lukisan-prasejarah-mirip-alien-di-dalam-goa-kontitola-papua-mxZbI0wiEr.jpg Lukisan mirip alien di Goa Kontitola Papua (Foto: Edy Siswanto)

JAYAPURA - Keberadaan alien atau makhluk luar angkasa masih menjadi kontroversi. Terlepas dari itu, keberadaan lukisan-lukisan aneh dengan penggambaran manusia yang aneh, seringkali dikait-kaitkan dengan alien. Tak terkecuali lukisan purba di goa Kontitola, Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Goa ini terletak di ketinggian 1.650 meter di atas permukaan laut. goa Kontilola sudah lama dikenal sebagai destinasi wisata bagi wisatawan yang berkunjung di Lembah Baliem. goa ini oleh wisatawan dikenal sebagai goa yang di dindingnya terdapat lukisan gambar alien. Tapi benarkah itu gambar alien?

Penelitian Arkeologi Papua di goa Kontilola, menunjukkan bahwa yang dimaksud gambar alien oleh wisatawan ini, sebenarnya termasuk sebagai rock art atau seni gambar cadas yang dibuat oleh manusia prasejarah. Gambar motif manusia ini popular setelah digelarnya Festival Lembah Baliem pertama ada tahun 1989.

"Gambar alien yang terdapat di goa Kontilola sesungguhnya merupakan gambar berbentuk manusia biasa, ada lima gambar yang masih nampak, dan tidak ada gambar atau motif lain. Pada masa prasejarah, teknik menggambar manusia pada masa itu masih sangat sederhana, jadi gambarnya tidak utuh manusia," kata Hari Suroto, salah satu peneliti Balai Arkeologi Papua.

Menurut cerita rakyat setempat, goa Kontitola adalah tempat tinggal nenek moyang mereka saat itu. Tak hanya rock art, dalam goa tersebut juga ditemukan spesies udang bertubuh transparan berukuran 1 -1,5 cm. Gambar manusia tersebut diyakini masyarakat sekitar adalah nenek moyang Suku Dani.

"Situs goa Kontilola sendiri berdasarkan cerita rakyat yang dipercaya oleh masyarakat Kurulu, dulu merupakan tempat tinggal nenek moyang mereka. Di dalam ruang goa yang gelap terdapat sumber air tawar, yang merupakan kumpulan air yang menetes dari stalagtit. Di dalam sumber air inilah udang tersebut ditemukan," jelas Hari.

Dari informasi masyarakat di sekitar goa, mereka baru mengetahui jika di dalam goa terdapat udang transparan ini. Udang bertubuh transparan juga sebelumnya ditemukan Balai Arkeologi Papua dalam penelitian arkeologi di Situs goa Togece, Kampung Parema, Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya.

Terkait penanggalan pada lukisan tersebut, Hari mengaku belum mengetahui pasti umur lukisan manusia alien ini, butuh penelitian lanjut untuk mengetahuinya.

"Sekarang kita hanya bisa menyebut peninggalan prasejarah dulu. Kalau untuk tahu umur lukisan harus ada penelitian mendalam. Beberapa faktor juga harus diperhatikan. Salah satunya untuk bisa kegoa ini kita harus mendaki tebing yang lumayan curam dan lainnya. Intinya ini peninggalan prasejarah yang harus tetap dilestarikan," jelasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini