Modus Baru, Transaksi Narkoba Diletakkan di Rak Makanan Minimarket

Septyantoro Aji Nugroho, iNews · Jum'at 30 Oktober 2020 19:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 30 512 2301745 modus-baru-transaksi-narkoba-diletakkan-di-rak-makanan-minimarket-6vsTW7Yjzj.jpg Aparat Polresta Solo menunjukkan barang bukti narkoba (Foto: iNews)

SOLO - Modus baru transaki narkoba bernilai ratusan juta di minimarket terjadi di kota Solo, Jawa Tengah. Pelaku menjadikan minimarket menjadi tempat menaruh barang kemudian diambil kurir sabu.

Modus tersebut terbongkar setelah dua orang kurir narkoba ditangkap Satnarkoba Polresta Solo. Pelaku meletakan sabu-sabu seberat 344 gram seharga ratusan juta rupiah di minimarket.

Aksi dua pelaku tergolong unik lantaran biasanya meninggalkan sabu-sabu di titik-titik jalan atau bawah tiang listrik. Namun, kali ini ada modus baru dengan meletakkan di rak makanan sebuah minimarket.

Baca Juga:  Oknum Polisi Edarkan Narkoba, BNN Minta Pelaku Dihukum Mati 

Dengan tangan diborgol ke dua kurir narkotika jenis sabu sabu ini dibawa ke Mapolresta Solo, Jawa Tengah. Mereka adalah Aan Suhamzah (36) warga Kali Jambe, Sragen dan Putra Adiyanjaya alias Bombom (32) warga Mangkubumen, Banjarsari, Solo. Kedua kurir ini bertugas membagi paket besar sabu-sabu ke dalam paket-paket kecil.

Setelah menyita sabu-sabu seberat 344 gram seharga ratusan juta rupiah, polisi pun langsung mengembangkan kasus tersebut. Setelah menangkap keduanya, polisi berhasil menyita sebanyak satu paket besar sabu-sabu, lima paket sedang, tujuh paket kecil sabu-sabu di rumah tersangka.

Selain itu, disita pula satu timbangan digital dan sebuah isolasi warna hitam untuk membungkus sabu-sabu.

Pelaku memperoleh sabu-sabu dari seseorang yang saat ini masih diburu pihak kepolisian. Di mana, beberapa sabu-sabu sudah diedarkan di Solo.

Tersangka mengaku mendapat nomor telepon pemasok sabu-sabu dari rekannya melalui WhatsApp, namun tersangka tidak mengetahui siapa orangnya karena belum pernah bertemu. Keduanya hanya diminta mengambil paket besar sabu-sabu dan membaginya dalam paket kecil.

Baca Juga:  Petugas Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Pempek di Lapas Kuala Tungkal Jambi

Kedua pelaku sudah 1,5 bulan menjadi kurir narkoba, dan pelaku dijanjikan uang sebanyak Rp5 juta, namun baru menerima Rp2 juta. "Awalnya dia mengetahui dari Instagram, setelah jsdi follower, kemudian dia DM pada akun itu, dan kemudian mereka menggunakan sarana komunikasi dengan Telegram," ujar Kasat Narkoba Polresta Solo Kompol Djoko Satriyo.

Adapun nilai sabu-sabu yang disita mencapai Rp400 jutaan. polisi menjerat tersangka dengan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini