WELLINGTON – Seorang politikus yang juga merupakan kerabat dekat keluarga kerajaan Maori telah ditunjuk sebagai menteri luar negeri Selandia Baru, dalam pemerintahan baru Perdana Menteri Jacinda Ardern.
Nanaia Mahuta dipilih untuk menggantikan Winston Peters, yang kehilangan kursinya di parlemen setelah pemilu 17 Oktober. Dia menjadi wanita pertama yang mengepalai kementerian luar negeri Selandia Baru.
BACA JUGA: Presiden Jokowi Beri Selamat Jacinda Ardern yang Kembali Jadi PM Selandia Baru
Perdana Menteri Jacinda Ardern memuji politikus berusia 50 tahun itu sebagai "seseorang yang membangun hubungan fantastis dengan sangat, sangat cepat". Ardern menambahkan bahwa pengalaman Mahuta dengan pemerintah "menunjukkan keterampilan diplomasi yang kami perlukan untuk mewakili Selandia Baru di panggung dunia."
Mahuta mengatakan dia akan terus mengejar "agenda perdagangan progresif," di antara prioritas lainnya. "Apa yang kami ketahui lebih dari sebelumnya dalam konteks Covid adalah bahwa, sebagai negara kecil, kami perlu mengembangkan hubungan kami dan tetap berkomitmen pada sistem perdagangan multilateral berbasis aturan yang berfungsi untuk Selandia Baru," katanya kepada wartawan sebagaimana dilansir RT.
Menurut media lokal, Mahuta adalah keponakan dari almarhum Ratu Maori, Te Arikinui Te Atairangi Kaahu, dan kerabat dekat raja Maori saat ini, Kingi Tuheitia. Setelah pertama kali terpilih menjadi anggota parlemen hampir dua dekade lalu, pada 2017 ia diangkat sebagai menteri pembangunan Maori dan menteri pemerintah daerah.
Pada 2016, Mahuta membuat sejarah dengan menjadi wanita pertama yang memiliki moko kauae, tato dagu wanita tradisional Maori, saat menjabat sebagai anggota parlemen. Menurut Vice.com, tato tersebut menandai peringatan kematian ayahnya, sementara desainnya menggunakan pola ukiran tradisional sukunya.
BACA JUGA: Selandia Baru Batalkan Perjanjian Ekstradisi dengan Hong Kong
"Moko adalah pernyataan identitas, seperti paspor," kata politisi itu kepada Guardian. "Saya pada saat dalam hidup saya di mana saya siap untuk membuat pernyataan yang jelas bahwa inilah saya, dan ini adalah posisi saya di Selandia Baru."
Secara keseluruhan, lima menteri Maori telah diangkat di pemerintahan, bersama dengan beberapa pejabat tinggi Maori lainnya. Ardern mengatakan bahwa kabinet baru "berdasarkan prestasi", tetapi pada saat yang sama "sangat beragam dan saya bangga akan hal itu."
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.