Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Joy to The Polls, Aksi Para Penghibur di Tengah Panasnya Pemilu AS

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Rabu, 04 November 2020 |19:26 WIB
Joy to The Polls, Aksi Para Penghibur di Tengah Panasnya Pemilu AS
Joy to The Polls. (Foto: Reuters)
A
A
A

WASHINGTON - Pemilu Amerika Serikat (AS) tahun ini merupakan pemilu dengan tingkat partisipasi warga tertinggi. Bahkan, banyak yang rela mengatre berjam-jam demi memberikan suaranya.

Lebih dari 100 juta orang memberikan suara, menurut Proyek Pemilu AS non-partisan. Oleh karena itu, kelompok yang menamakan diri Joy to The Polls pun membuat beberapa gerakan untuk menyemangati para penduduk yang ingin datang ke tempat pemilihan.

Kelompok ini mendirikan pos di depan Sekolah Dasar Wildwood sejak pukul 6 pagi dan menawarkan donat serta kopi kepada pemilih pagi. Sementara di siang hari, mereka memberikan hot dog hingga pukul 6 sore.

Di tempat lain, Perwakilan Ayanna Pressley (D-MA) mengajak para pemilih bergoyang kala menunggu dalam antrean di lingkungan Taman Hyde Boston. Beata Coloyan, manajer kampanye Pressley, memposting video anggota kongres yang sedang bergoyang bersama warga Boston.

“Saya suka orang-orang memberikan suara mereka dan membuat suara mereka didengar. Kami bertemu para penatua dan pemilih pemula, keluarga yang memilih bersama,” kata Beeta seperti dilansir dari teenvogue.

Sementara di lingkungan Boston Timur, ada band untuk mengawasi apakah ada upaya menggagalkan pemungutan suara, sambil secara bersamaan mengajak mereka yang menunggu bernyanyi bersama.

Di Des Moines, Iowa, Dough Co. Pizza mengatur pengiriman massal ke TPS terdekat. Menurut afiliasi NBC lokal Des Moines, Dough Co. berencana untuk menyediakan pizza kepada pekerja di 12 kawasan dengan bantuan sumbangan pelanggan.

Sekadar informasi, Joy to the Polls adalah sebuah inisiatif oleh kelompok Pembela Pemilu. Mereka menyediakan musik untuk para pemilih dan berbagi postingan kepada orang-orang yang ikut memilih.

"Ratusan artis dan musisi berbakat muncul di seluruh negeri untuk membawa Joy ke Polls pada Hari Pemilihan," kata Nelini Stamp, direktur kampanye untuk Pembela Pemilu dan pencipta Joy to the Polls.

“Dalam menghadapi pandemi global, ancaman kekerasan, dan antrean panjang yang dirancang untuk menekan pemungutan suara, orang-orang melawan dengan gembira. Bersama-sama, kami akan membuat pemungutan suara lebih mudah diakses oleh semua,” tukas dia. (mrt)

(Amril Amarullah (Okezone))

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement