Ayahnya Tertinggal dari Biden, Donald Trump Jr Serukan Perang Total

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 06 November 2020 08:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 18 2305084 ayahnya-tertinggal-dari-biden-donald-trump-jr-serukan-perang-total-NPOoz41SbK.jpg Pendukung Presiden Donald Trump menggelar demonstrasi di Arizona, 4 November 2020. (Foto: Reuters)

DONALD Trump Jr. menyerukan ayahnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan “perang total” untuk mengungkap kecurangan dan penipuan dalam pemilihan presiden (Pilpres AS) 2020 dalam sebuah cuitan di Twitter.

Kubu Trump telah melontarkan tuduhan kecurangan dan penipuan pemilih di beberapa negara bagian di mana Presiden dari Partai Republik itu tertinggal dari saingannya, mantan Wakil Presiden Joe Biden.

BACA JUGA: Trump: Ada Banyak Bukti Kecurangan dalam Pilpres AS

“Hal terbaik untuk masa depan Amerika adalah @realDonaldTrump berperang total atas pemilu ini untuk mengungkap semua penipuan, kecurangan, pemilih yang sudah meninggal/tidak lagi di negara bagian, yang telah berlangsung terlalu lama,” cuit Trump Jr pada Kamis (5/11/2020).

“Saatnya membereskan kekacauan ini & berhenti terlihat seperti republik pisang!”

Cuitan itu telah ditandai oleh Twitter sebagai cuitan yang disengketakan atau kemungkinan besar keliru mengenai pemilihan umum.

BACA JUGA: Penghitungan Surat Suara di Pilpres AS Belum Selesai

Dalam pidato di Gedung Putih pada Kamis malam, Trump mengklaim telah “menang mudah” dalam penghitungan suara sah. Dia menuding kubu Biden memasukkan suara-suara ilegal untuk dihitung dan mencuri kemenangannya.

Saat ini penghitungan suara di enam negara bagian masih berlangsung termasuk negara bagian penting Pennsylvania, Georgia, dan Arizona.

Biden yang telah mengantongi 253 suara elektoral hanya perlu memenangi Pennsylvania, di mana dia diproyeksikan unggul, untuk menjadi Presiden ke-46 AS. Sementara Trump yang tertinggal dengan 214 suara elektoral, menurut penghitungan VOA, perlu memenangi tiga negara bagian termasuk Georgia, North Carolina, dan Pennsylvania untuk kembali menjabat di Gedung Putih.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini