Penjual Obat dan Jamu Ilegal di Klaten Raup Omzet Rp150 Juta

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 16 November 2020 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 512 2310345 penjual-obat-dan-jamu-ilegal-di-klaten-raup-omzet-rp150-juta-LUpkI0CJJn.jpg Karo Penmas Doivisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Bareskrim Polri mengungkap kasus peredaran obat dan jamu tradisional ilegal yang di produksi sebuah home industri di Klaten, Jawa Tengah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono mengatakan peredaran obat dan jamu ilegal tersebut terjadi sejak 2018 dan mampu meraup keuntungan hingga ratusan juta.

"Setelah diinterogasi sejak tahun 2018 dengan omzet Rp100-150 juta," kata Awi di Bareskrim Polri, Senin (16/11/2020).

Awi mengatakan, dalam pengungkapan kasus ini polisi telah menangkap seorang tersangka inisial YS. Tersangka pernah sekolah asisten apoteker sehingga berani meracik obat dan jamu ilegal tersebut.

Sementara itu, Kasubdit I Dittipiter Bareskrim Polri, Kombes Pol Pipit Rismanto mengatakan, berdasarkan keterangan tersangka YS obat dan jamu ilegal tersebut di jual di kawasan Klaten dan Solo.

"Peredarannya di lingkungan sekitar Klaten dan Solo ada beberapa di kirim ke daerah lain," ujarnya.

Adapun obat dan jamu ilegal itu dibuat dengan mencampur beberapa bahan salah satunya tepung. "Kemudian ada jamu yang harusnya diproduksi tradisional ini malah diberikan obat kimia. Inilah modus mereka memproduksi dua bahan kimia obat dan bahan non obat," ungkapnya.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti yang ada dilokasi dan melakukan penyitaan seperti tepung, peralatan meracik obat, hingga obat dan ribuan saset jamu yang sudah siap edar.

"Barbuk kami sita berupa sasaet jamu tradisional pegel linu cap madu manggis ini sekitar 12 ribu (saset) ada juga jamu kuat lelaki, kami tidak bisa sebutkan semua karena ada 37 item artinya ada ribuan bahan kimia obat maupun non bahan kima yang kami lakukan penyitaan," tandasnya.

Baca Juga : Polisi Ungkap Peredaran Ribuan Obat dan Jamu Ilegal di Klaten

Tersangka dijerat Pasal 197 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Atau memperdagangkan barang yang tidak memenuhi atau tidak sesuai standar yang dipersyaratkan di perundang-undangan sebagai mana pada Pasal 8 ayat 1 huruf a jo Pasal 62 ayat 1 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana penjara 5 tahun.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini