Akan Diperiksa Polri, Ridwan Kamil: Situasi Keamanan di Lapangan Tak Semudah Teori

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Rabu 18 November 2020 22:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 525 2312017 akan-diperiksa-polri-ridwan-kamil-situasi-keamanan-di-lapangan-tak-semudah-teori-a4hr4daDs2.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto : Okezone.com)

Menurut dia, pendekatan keamanan di lapangan, pilihannya hanya dua, yakni pendekatan humanis yaitu melakukan imbauan dan tidak mengganggu acara kelancaran lainnya atau pendekatan represif.

"Dalam hitungan dari aparat keamanan yang dilaporkan ke saya, kalau dilakukan represif, akan ada potensi gesekan. Nanti malah viral lagi, pelanggaran HAM, atau hal-hal yang sifatnya akan menggiring penegakannya hilang, menjadi represif aparat," jelas dia.

Bahkan, kata Kang Emil, sebelum acara di Megamendung digelar pun, aparat sudah melakukan pencegahan secara persuasif pada malam harinya melalui perwira dari Kodim untuk memberikan pengertian agar acara dibatasi.

"Namun, keesokan harinya, euforia dari masyarakat itu tidak bisa dibendung, sehingga Kepolisian Daerah Jawa Barat sudah menurunkan sekitar 1.200 personil ditambah 500 personil dari TNI," katanya.

Lebih lanjut, Kang Emil mengatakan, secara fundamental, apapun yang terjadi di wilayah Jabar adalah tanggung jawab dirinya sebagai Gubernur. Atas berbagai dinamika yang terjadi, baik kebahagiaan sampai permasalahan, dirinya lah orang yang paling bertanggung jawab jika memang harus ditanya siapa yang harus bertanggung jawab.

"Saya juga mohon maaf tentunya, kalau ada kekeliruan ya, dalam penanganan Covid-19, dari kacamata berbagai pihak," katanya.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini