Tradisi Unik, Desa India Gelar Perang Kotoran Sapi untuk Akhiri Diwali

Senin 23 November 2020 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 18 2314479 tradisi-unik-desa-india-gelar-perang-kotoran-sapi-untuk-akhiri-diwali-H26YogmoXJ.jpg Perayaan Gorehabba. (Foto: Oddity Central)

GUMMATAPURA - Sebuah desa kecil di India menggelar tradisi tahunan yang unik, dengan menggelar perang besar-besaran menggunakan kotoran sapi yang disebut “Gorehabba”. Tradisi itu dilakukan sebagai penutup, untuk mengakhiri perayaan Diwali.

Saling lempar kotoran sapi mungkin terdengar seperti kegiatan yang kotor dan penghinaan bagi sebuah festival penting. Namun, dalam budaya India, terutama pada masyarakat Hindu, menempatkan kotoran sapi sebagai sesuatu yang penting dan berharga.

BACA JUGA: Yuk, Kenali Festival Diwali di India

Kotoran sapi sangat dihormati di India sehingga perusahaan menggunakannya sebagai bahan untuk produk kecantikan, seni buatan tangan, dan bahkan perangkat penolak radiasi.

Pada perayaan Gorehabba, kotoran sapi yang diberkati dibuang di daerah terbuka di Gummatapura, dan para pemuda bertelanjang dada bergegas ke sana untuk menyiapkan “peluru-peluru” mereka.

Pertempuran itu sengit, dengan serpihan kotoran beterbangan di mana-mana, dan orang-orang yang cukup berani berdiri di dekat lokasi untuk merekam pertempuran tersebut berisiko terkena serpihan tinja nyasar.

BACA JUGA: Festival Diwali di India Dibayangi Ledakan Kasus Covid-19

Namun, bagi para pemuda yang ikut serta dalam Gorehabba, akan melempar dan terkena lemparan bola kotoran sapi adalah tentang kesenangan dan keyakinan akan manfaat dari benda tersebut.

Banyak yang percaya bahwa jika disentuh dengan tangan, kotoran sapi yang diberkati dapat menyembuhkan semua penyakit dan orang yang menyentuhnya berpeluang untuk tidak pernah sakit.

(Bernadus Melkianus Danomira)

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini