Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Di-bully di Snapchat, Anak Ini Akhiri Hidupnya

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 24 November 2020 |11:26 WIB
Di-<i>bully</i> di Snapchat, Anak Ini Akhiri Hidupnya
Foto: Daily Star
A
A
A

Karen pun telah meluncurkan petisi online untuk meningkatkan usia minimum Snapchat dari 13 tahun menjadi 18 tahun.

Sementara itu, polisi di Greater Manchester mengatakan tidak ada keadaan mencurigakan seputar kematian yang menimpa Jack. Hal senada diungkapkan juru bicara Snapchat.

“Tidak ada yang pantas ditindas dan hati kami tertuju pada orang yang dicintai Jack. Kami merancang Snapchat sebagai tempat yang memprioritaskan pertemanan dan pengaturan default membuat seseorang tidak mungkin menerima pesan dari akun yang belum mereka tambahkan sebagai teman,” terangnya.

“Setiap Snapchatter yang mengalami penindasan dapat dengan mudah melaporkannya kepada kami langsung di aplikasi dan tim keamanan kami akan melakukan yang terbaik untuk membantu. Kami juga menyediakan dukungan kesehatan mental dalam aplikasi dengan fitur yang disebut Here For You, tempat Snapchatter bisa mendapatkan saran ahli dari organisasi seperti Young Minds, the Samaritans, dan Diana Award,” tambahnya.

(Amril Amarullah (Okezone))

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement