Rencana Gibran Lakukan Rapid Test Covid-19 Terhalang Aturan Pemilu

Ary Wahyu Wibowo, Koran SI · Selasa 24 November 2020 03:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 512 2314862 rencana-gibran-lakukan-rapid-test-covid-19-terhalang-aturan-pemilu-2prt1LoPli.jpeg Gibran Rakabuming (Foto : Sindonews.com)

SOLO - Rencana Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melakukan rapid test Covid-19 terhalang aturan di saat masa kampanye pada Pilkada serentak 2020. Rencana untuk sementara harus ditunda karena tidak diperkenankan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Setelah 9 Desember 2020 (hari pencoblosan Pilkada) , saya tidak akan berhenti blusukan. Saya enggak tahu 9 Desember nanti yang menang siapa,” kata Gibran saat berbicara dalam Sarasehan Keluarga Besar Partai Bulan Bintang (PBB) di Gedung Djuang 45 Solo, Senin (23/11/2020) malam.

Karena itu dirinya tidak akan berhenti blusukan dan tetap turun ke warga. Gibran akan membagikan vitamin, dan alat alat rapid test Covid-19 yang selama 70 hari harus ditahan karena tidak diperbolehkan oleh Bawaslu.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini ingin warga Solo sehat semua karena salah satu program prioritasnya adalah percepatan pemulihan ekonomi.

“Mau menggenjot ekonomi tapi warganya masih ada yang terpapar, itu tidak akan berhasil program program ini,” ucap suami Selvi Ananda tersebut.

Baca Juga : Bisnis Kulinernya Dapat Dana Rp28 Miliar, Gibran: Ini Hadiah untuk Kaesang

Jika warganya sehat, dirinya yakin otomatis ekonominya akan kuat. Saat dicegat usai sarasehan, Gibran mengatakan sesuai aturan PKPU rapid test memang tidak boleh diberikan saat masa kampanye.

Setelah masa kampanye selesai, pembagian rapid test baru akan dilakukan. “Kami mengikuti aturan dari KPU dan Bawaslu,” tandasnya. Sasaran rapid test sudah ditentukan beberapa titik. Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, dan Wali Kota Solo terkait rapid test. “Kami fokus kegiatan kemanusiaan,” ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini