Gegara Dilarang Pesta Miras, Pedagang Sate Ngamuk Sambil Bawa Parang

Subhan Sabu, Okezone · Rabu 25 November 2020 22:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 340 2316213 gegara-dilarang-pesta-miras-pedagang-sate-ngamuk-sambil-bawa-parang-wF0OXxAzcF.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

TOMOHON - Marah karena tidak diizinkan pesta minuman keras (Miras), DM alias Dan (24) warga Kelurahan Tinoor 2, Kota Tomohon, Sulawesi Utara yang sehari-harinya berjualan sate mengamuk dengan parang.

Kapolsek Tomohon Utara, Iptu Hence Supit mengatakan, kejadian berawal pada selasa 24 November 2020 jam 21.00 wita, Dan membuat keributan, karena marah kepada saudara perempuannya SIP alias Indaria, yang mematikan sekring lampu, saat DAN bersama rekannya akan mengkonsumsi miras di rumah yang ditinggali bersama orang tuanya.

"Saya marah kepada saudara saya Indaria, karena mematikan lampu, di saat saya dan teman-teman, akan mengkonsumsi minuman keras," ungkap DAN, Rabu (25/11/2020).

 penangkapan

Sementara saudaranya mengaku mematikan sekring lampu, dengan maksud agar DAN bersama teman-temannya, tidak melakukan pesta miras di dalam rumah, dan ternyata hal ini membuat Pelaku marah, sehingga membuat keributan dengan menggunakan parang.

"Dan bersama rekan-rekannya sering mengkonsumsi minuman keras di dalam rumah setelah Dan selesai berjualan sate, dan hal ini sudah sering dilakukan sampai larut malam," Jelas Indaria.

Pelaku melakukan aksinya dengan memotong-motong tempat jualan sate miliknya dan kusen rumah.

"Disamping itu juga, Dan sesuai keterangan saksi, sambil memegang parang akan mendekati Indaria, tapi dicegah oleh ibunya," kata Hence.

"Pelaku bersama parang yang digunakan saat membuat keributan, sudah diamankan oleh Tim Totosik, dan diserahkan ke Polsek Tomohon Utara," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini