Unik, Ada Oknum Kirim Sembako ke Bawaslu Maros untuk Dibagikan kepada Masyarakat

Herman Amiruddin, Okezone · Jum'at 27 November 2020 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 609 2317305 unik-ada-oknum-kirim-sembako-ke-bawaslu-maros-untuk-dibagikan-kepada-masyarakat-W3kft3YoSO.jpg Bawaslu Kabupaten Maros dikirimi paket sembako. (Foto: Herman Amirrudin)

MAKASSAR - Unik, seorang warga di Kabupaten Maros mengirim puluhan paket kardus berisi sembako ke kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Maros. Sembako yang dibawa oleh oknum berinisial AK yang diduga merupakan salah satu tim pasangan calon bupati dan wakil bupati Maros.

(Baca juga: Tipu Korban dengan Iming-iming Jadi PNS, Oknum Polisi Ini Diamankan)

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman mengatakan untuk mengantisipasi info yang berkembang okunum AK ingin menjadikan Bawaslu Maros sebagai tempat pembagian sembako. Sembako yang dibawa secara tiba-tiba sontak membuat jajaran Bawaslu kaget.

"Jadi ini bukan temuan di lapangan bukan hasil pengawasan. Tapi ada oknum mengatasnamakan Amir Kadir datang membawa sembako di Bawaslu. Perlu kami tegaskan itu sesungguhnya tidak dibolehkan. Bawaslu ini karena terkait dengan momentum Pilkada," kata Sufirman kepada Okezone.com Jumat (27/11/2020).

Oknum atas nama Amir Kadir kata Sifirman tidak pernah meminta komfirmasi sebelumnya dan tidak pernah memberitahukan ke pihak Bawaslu, bahwa dirinya ingin membawa sembako.

"Kalau dia punya niatan membawa sembako di sini untuk dibagi-bagikan ke masyarakat dan walaupun itu dia berikan informasi atau minta ijin pasti kita tidak berikan ijin karena Bawaslu itu bukan lembaga penyalur sembako," ungkap Sufirman.

(Baca juga: Polisi Ungkap 2 Artis yang Terjerat Kasus Prostitusi Online Hari Ini)

Menurut Sufirman jika memang niatannya untuk membagikan sembako ke masyarakat itu bisa dilakukan ke rumah atau di jalan raya. "Saya kira masyarakat sudah tau mana sembako yang di ijinkan untuk dibagi dan mana yang tidak. Nah ini kemudian dibawa ke Bawaslu dengan alasan biarkan masyarakat sendiri yang datang ambil dan itu sama sekali kita ijinkan," tegasnya.

Saat ini sembako tersebut telah dipulangkan ke pemiliknya dan pihak Bawalu meminta pemilik sembako mengambil barangnya.

"Kami tegaskan bahwa Bawaslu tidak pernah mengizinkan dan Bawaslu tidak pernah tau sebelumnya ada niatan dari oknum ini untuk datang membawa sembako dan menjadikan Bawaslu sebagai tempat pembagian sembako," lanjutnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini