2 Kecamatan di Lembata "Diselimuti" Abu Vulkanik Gunung Ile Lewotolok

Joni Nura, iNews · Minggu 29 November 2020 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 340 2318263 2-kecamatan-di-lembata-diselimuti-abu-vulkanik-gunung-ile-lewotolok-AJ9027t6XE.jpg Gunung Ile Lewotolok (Foto: PVBMG)

NTT - Erupsi Gunung Ile Lewotolok pada Minggu (29/11/2020) pukul 09.45 WITA menyisahkan debu vulkanik dan juga bebatuan menyelimuti dua kecamatan di Kabupaten Lembata yaitu Ile Ape dan Ile Ape Timur.

Warga dua kecamatan tersebut sedang dievakuasi dan mengevakuasi diri secara mandiri ke kota Lewoleba. Debu disertai hujan kerikil masih terjadi hingga saat ini di beberapa desa seperti Desa Bungamuda, Lamawara, Lamagute, Amakaka, Tanjung Batu dan Waowala.

Kepala Desa Amakaka, Thomas Tiro, meminta agar masyarakat setempat untuk tidak panik dan menggunakan masker serta penutup kepala untuk melindungi diri.

Baca Juga: Warga Sekitar Gunung Ile Lewotolok Mulai Dihujani Material Erupsi

Pihak BPBD kabupaten Lembata, bersama TNI dan Polri setempat sedang melakukan evakuasi terhadap warga untuk di bawah ke tempat pengungsian yang berada di halaman rumah jabatan Bupati Lembata. Debu vulkanik di kota Lewoleba mulai meningkat hingga terlihat seperti hujan, pasalnya tiupan angin mulai mengarah ke arah barat termasuk ke pusat ibu kota.

“Sudah mulai terasa bau belerang dan debu. Sangat menyengat. Kami diminta Pemda untuk tidak keluar rumah dan tetap gunakan masker," ujar Angel, salah seorang warga Lewoleba.

Baca Juga:  Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Warga Radius 2 Km Diminta Tak Lakukan Aktivitas

Akibat hujan abu, jarak pandang bagi kendaran menjadi sangat terganggu, masyarakat di minta untuk selalu hati-hati bila sedang berada dalam perjalanan ke tempat pengungsian atau ke rumah sanak keluarga yang berada di Lewoleba.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini