Polisi Pakai Metode TAA Ungkap Penyebab Kecelakaan Tewaskan 10 Orang di Tol Cipali

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Senin 30 November 2020 09:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 525 2318576 polisi-pakai-metode-taa-ungkap-penyebab-kecelakaan-tewaskan-10-orang-di-tol-cipali-VnxsuKG0Uk.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANDUNG – Petugas Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengungkap penyebab kecelakaan maut yang terjadi di Km 78 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) jalur A, wilayah Kabupaten Purwakarta. Namun, hasil olah TKP belum disimpulkan karena harus dianalisa terlebih dulu.

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Eddy Djunaedi mengatakan, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kecelakaan. Saat ini, petugas mengamankan barang bukti kecelakaan ke Mako PJR Jabar 17 Tol Cilameri Subang.

Metode itu digunakan untuk mengetahui kronologi, informasi teknis, pola kejadian hingga kondisi korban kecelakaan.

"Kami baru selesai olah TKP dengan metode TAA. Jadi penyebab kecelakaannya juga belum tahu jelas kenapa. Kami juga belum mengetahui apakah elf tersebut kendaraan travel atau bukan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jabar.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut kembali terjadi di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) wilayah Kabupaten Purwakarta Senin (30/11/2020). Peristiwa kecelakaan yang melibatkan elf dan truk tersebut menelan korban 10 orang tewas.

"Total korban meninggal dunia, jadi 10 orang. Dua yang luka berat meninggal saat dalam penanganan medis," kata Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Eddy Djunaedi saat dikonfirmasi via pesan singkat.

Kombes Pol Eddy mengemukakan, kecelakaan melibatkan satu kendaraan elf dan dua truk. Peristiwa berawal saat Mitsubishi Elf yang mengangkut 11 orang termasuk sopir nopol G 1261 D melaju dari arah Jakarta menuju arah timur atau Cirebon.

Baca juga: Travel Maut di Tol Cipali Ternyata Sembunyi-Sembunyi Bawa Barang Ini

Saat melintas di lokasi kejadian, ujat Kombes Pol Eddy, elf nahas tersebut menabrak bagian belakang truk Hino Tronton nopol R 1857 GC yang dikemudikan Suyanto (53) warga Bejie RT 03/03, Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, melaju di arah sama di depan nya.

"Kemudian, Hino Tronton tersebut kembali menabrak truk Hino lain dengan nopol B 9010 UEJ yang dikendarai Darmawan (54) warga Kampung Penggilingan RT 02/06, Penggilingan, Jakarta Timur, melaju di depannya," ujar Kombes Pol Eddy.

Berikut identitas 7 dari 10 korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut tersebut.

1. Afrizal (54) warga Jorong, Kuto Tuo, Desa Salimpaung, Sumatera Barat.

2. Sidirjo (47) warga Desa Sukorejo RT 13/7 Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jateng;

3. Kuswoyo (38), warga Desa Petanjungan, RT 004/003, Desa/Kecamatan Petarukan, Jateng.

4. Rasbo Wibowo (65) warga Dusun Semanggu RT 03/01 Desa Sidomulyo Kecatan Keses, Pekalongan, Jateng.

5. Ani Wina (4).

6. Iwan (40); warga Kesesi Pekalongan, Jateng.

7. Saefudin Juhri (41) warga Desa Sidomulto Keses, Pekalongan

Tiga penumpang elf yang meninggal dunia belum diketahui identitasnya.

Sementara korban luka berat, Topan Pangestu (20) warga Karang Talok RT 02/05 Ampel Gading, Pemalang, Jateng. Dua laki-laki yang juga mengalami luka berat yang belum diketahui identitasnya. Kondisinya cukup kritis dan masih belum sadarkan diri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini