Beri Pendidikan ke Kader, Perindo Makassar Tekankan Pentingnya Partisipasi Politik

Leo Muhammad Nur, iNews · Senin 30 November 2020 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 609 2318631 beri-pendidikan-ke-kader-perindo-makassar-tekankan-pentingnya-partisipasi-politik-fuCALafsAg.JPG Perindo Makassar beli pendidikan politik ke kader (Foto: iNews/Leo)

MAKASSAR - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kota Makassar, Sulawesi selatan menggelar diskusi Pendidikan politik di Hotel Novotel, Jalan Jenderal Sudirman, Senin, (30/11/2020)

Diskusi dengan mengangkat tema “Peran parpol dalam meningkatkan partisipasi politik makassar” menghadirkan, Ketua DPW Partai Perindo Sulsel, Sanusi Ramadhan dan Pakar Politik Unismuh Makassar Luhur Andi Luhur Prianto.

Ketua DPD Kota Makassar, Ruslan Mahmud saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut mengatakan, pendidikan politik ini penting sebagai penguatan bagi kader - kader Perindo dalam upaya membesarkan Partai hingga ke tingkat RT/RW.

"Jadi kegiatan ini dalam rangka mematangkan kader kita di kota Makassar, agar semakin solid dalam membesarkan partai, kita berharap setelah pendidikan politik ini, kader semakin siap dalam upaya membesarkan hingga ke tingkat RT/RW," ujar Ruslan.

Ruslan menyebut, kegiatan ini dihadiri para perwakilan seluruh DPC Partai Perindo di Kota Makassar.

Sementara itu, Ketua DPW perindo Sulsel Sanusi Ramadhan mengungkapkan, bahwa kegiatan ini, sebagai bentuk tanggung jawab Partainya dalam melakukan pendidikan Politik.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai partai politik untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat namun tentu yang awal kita berikan pendidikan politik adalah kader sendiri,” ungkap Sanusi Ramadhan.

Sanusi menambahkan, kedepan partainya juga akan melakukan pendidikan politik kepada kaum perempuan.

"Tujuan pendidikan politik dengan membangun kesadaran kita, jadi tidak menutup kemungkinan kita buat pendidikan politik kepada perempuan tentunya juga untuk menggaet simpatisan dari kaum emak-emak".

Sementara itu, Pakar Politik Andi Luhur Prianto, menilai partai politik menjadi vial dalam sistem demokrasi kedepan.

"Saya kira kemajuan sistem demokrasi kita kedepan dimulai dari partai politik, jika partai tidak memberikan pendidikan politik pada kadernya maka sistem demokrasi kita akan terbelakang. Sehingga, kegiatan ini sebagai wadah tepat dalam memberikan pemahaman politik dan visi misi partai kepada kader.

"Ini wadah yang tepat bagi partai dalam rangka mentrasformasi visi-misi partai dalam mewujudkan tujuan organisasi dalam memberikan kontribusi bagi bangsa. Serta, pendidikan politik ijni sebagai wujud dalam rangka memajukan sistem demokrasi kita," tutup Luhur.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini