Great Barrier Reef Australia Terancam Punah Akibat Perubahan Iklim

Jum'at 04 Desember 2020 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 18 2321828 great-barrier-reef-australia-terancam-punah-akibat-perubahan-iklim-xEdtRWoP3k.jpg Foto: EPA.

CANBERRA - Ekosistem terumbu karang Great Barrier Reef Australia terancam punah, hal itu diungkapkan oleh sebuah komunitas konservasi internasional. Situs yang terdaftar sebagai Warisan Dunia di lepas pantai timur laut Australia itu telah kehilangan lebih dari separuh karangnya dalam tiga dekade terakhir.

International Union for Conservation of Nature (IUCN), menyatakan bahwa untuk pertama kalinya The Great Barrier Reef Australia masuk ke dalam daftar konservasi terumbu karang yang terancam punah akibat dari perubahan iklim.

BACA JUGA: Ilmuwan Ungkap Kerusakan Great Barrier Reef Kian Meluas

Beberapa bentuk ancamannya, seperti penangkapan ikan dan pembangunan pesisir, dapat ditangani oleh otoritas manajemen, kata organisasi itu.

“Tekanan lain tidak dapat diatasi di tingkat situs, seperti perubahan iklim, yang diakui sebagai ancaman terbesar,” kata IUCN dalam keterangannya.

Foto: Reuters.

IUCN menaikkan status terumbu untuk pertama kalinya menjadi "kritis" dan memburuk dalam daftar pantauan konservasinya.

BACA JUGA: Terumbu Karang Raksasa Ditemukan di Australia, Lebih Tinggi dari Menara Petronas

Menurut organisasi itu, pemutihan karang pada 2016, 2017 dan 2020 semakin merusak kesehatan terumbu karang dan mempengaruhi populasi hewan, burung, dan lautnya. Pemutihan karang disebabkan oleh air laut yang lebih panas menghancurkan tumbuhan laut yang menjadi tempat makan dari karang.

Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa kemajuan dalam upaya menjaga terumbu karang itu di bawah rencana keberlanjutan jangka panjang hingga 2050 berjalan lambat dan belum mungkin menghentikan kerusakannya.

Pada Oktober, ilmuwan menemukan terumbu karang raksasa baru yang terpisah dari Great Barrier Reef di lepas pantai Cape York. Terumbu karang itu miliki tinggi hingga 500 meter lebih tinggi dari Gedung Empire State di New York dan Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia.

(Bernadus Melkianus Danomira)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini