Hafid menyebut tidak ada keberaran dari pihak lawan soal Idris akan hadir secara virtual. Bahkan disebutkan Hafid, aturan KPU memperbolehkan secara virtual.
“Kenapa kita tidak pilih opsi itu saja. Peraturan KPU memperbolehkan dengan alasan kesehatan walaupun beliau secara fisik sudah sehat, tapi kan kita ingin menjaga kondusivitas di suasana debat,” tuturnya.
Sementara itu Ketua KPU Depok Nana Sobharna mengatakan, secara teknis debat akan berjalan seperti biasa. Hanya saja, kali ini salah satu pasangan mengikuti secara virtual. “Seperti biasa debat-debat sebelumya, cuma memang Pak Idris secara online dari kediaman beliau,” katanya.
Baca Juga : Positif Covid-19, Timses Harap Mohammad Idris Bisa Ikut Debat secara Virtual
Di lokasi rumah Idris nantinya dipantau oleh tim khusus. Sehingga dipastikan Idris mengikuti debat secara steril. “Akan Ada petugas dari kami dan Bawaslu yang nanti akan mengawasi,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)