Debat Pilwalkot Makassar, Begini Strategi Paslon Tangani Pandemi Covid-19

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 04 Desember 2020 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 609 2321465 debat-pilwalkot-makassar-begini-strategi-paslon-tangani-pandemi-covid-19-6hBmngx4CB.jpg Debat Pilwalkot Makassar (Foto iNews)

JAKARTA - Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, Irman Yasin Limpo – Andi M Zunnun Nurdin Halid menyampaikan strateginya dalam penanganan Covid-19. Di mana, dirinya menjabarkan dari berbagai fase yang sudah dilalui masyarakat.

Irman Yasin Limpo mengatakan, penanganan Covid-19 berjalan dengan berbagai fase. Pada fase pertama adalah ketakutan, yakni semua informasi ditelan masyarakat. Sehingga semua membeli masker, begitu juga dengan alat kelengkapan diri (APD).

Kemudian, berikutnya fase belajar. Pada fase ini, masyarakat mulai bisa memisahkan informasi yang baik dan informasi sampah. "Kita sudah mulai menskalaprioritaskan yang harus ke rumah sakit dan isolasi mandiri," ujarnya saat menjawab pertanyaan dalam debat publik Pilwalkot Makassar, Jumat (4/12/2020).

Baca Juga: Pilkada Serentak 2020, 7 Kabupaten di NTT Masih Kekurangan Surat Suara

Masuk ke fase berkembang, bertumbuh dan adaptif. Dari ketiga fase ini, pihaknya memunculkan progra, bagaimana artificial intelligence masuk dalam penanganan Covid-19.

"Jaga jarak cukup dengan early warning sistem di HP kita, mau dekat 1 meter bunyi sendiri, mau masuk kerumunan scanner thermal dengan drone yang dipasang di tempat pulblik juga itu bagian dari inovasi kita membangun penanganan Covid-19 secara cepat," tuturnya.

Selanjutnya tinggal membangun kesadaran masyarakat, baik itu mulai tingkat Rukun Tetangga (RT) hingga ke sektor pendidikan. Sehingga bisa lebih peka terhadap Covid-19.

Lain hal dengan pasangan Moh Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi. Terkait penanganan Covid-19, Fatmawati menegaskan, pihaknya meluncurkan gerakan masyarakat peningkatan imun kesehatan dan ekonomi.

"Seperti kita ketahui masa pandemi 9 bulan tidak cukup dengan menerapkan protokol kesehatan 3M dan juga 3T," ujarnya.

Dia melanjutkan, bahwa yang lebih utama dalam penanganan Covid-19 adalah kesadaran dan preventif karena harus dimulai skop terkecil berbasis lorong yang akan mendeteksi lebih dini penularan Covid-19.

Sementara Syamsu Rizal yang berduet dengan Fadli Ananda, menuturkan, dalam penanggulangan Covid-19 dikenal triangle trust, yakni terdiri dari pemerintah, partisipasi masyarakat, dan tenaga medis.

"Tentu kita tidak ingin masyarakat mencari sendiri apa yang mesti mereka lakukan, pemerintah mesti mengintervensi untuk memastikan kesiapsiagan terpadu berbasis masyarakat menjadi bagian penting dari perilaku masyarakat sehingga kita merencakan RT RW sehat, sekolah siaga bencana, dan berbagai langkah mitigasi kultural dan struktural," katanya.

Baca Juga: Debat Pilwalkot Solo Berlangsung Panas, Ini Kata Gibran

Sedangkan paslon Munafri Arifuddin – Abd Rahman bando, hanya melontarkan pertanyaan kepada paslon nomor urut 4 terkait penanganan Covid-19. "Kami hanya ingin bertanya di masa pandemi ini harus dimulai dari mana dan di mana ujung persoalan yang harus diambil sehingga bisa menumbuhkan kesadaran?" kata Munafri.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini