Kombes Pol Ulung mengemukakan, lantaran diledek, kelompok Moonraker tersinggung kemudian mengejar. Saat dikejar ini, dari kelompok GBR ada yang tertinggal dan jatuh sehingga dilakukan penganiayaan oleh kelompok Moonraker secara bersama-sama.
"Akibatnya korban tersebut (Sanu Sandani) meninggal dunia. Kami melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua pelaku (Muhamad Tegar dan Rizal Ramdhani)," ujar Kombes Pol Ulung.
(Baca juga: Berteriak "Bunuh Aku!", Pria Bersenjata Lepaskan Tembakan di Gereja New York)
Berdasarkan keterangan tersangka Muhamad Tegar dan Rizal Ramdhani, tutur Kapolrestabes Bandung, pelaku penganiayaan terhadap korban Sanu Sandani sebanyak lebih dari 10 orang. "Sekarang baru ditangkap dua orang. Kami masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku lain dan sudah terbitkan status DPO (dalam pencarian orang/buron)," tutur Kapolrestabes Bandung.
Para pelaku, kata Kombes Pol Ulung, kabur ke wilayah masih di Jawa Barat. Ada yang melarikan diri ke Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Subang, dan beberapa daerah lain. Tujuh dari 11 pelaku yang buron antara lain, Elizar alias Dosol, Endil, Babay, Amau, Adit, Itang, Ocin.
"Para pelaku uang DPO itu masih belum ada di Kota Bandung. Yang pasti identitas dan alamat pelaku sudah dikantongi dan kami akan menangkap pelaku," kata Kombes Pol Ulung.