Penolakan Trump untuk menjatuhkan sanksi kepada Turki telah memicu kemarahan bipartisan di Kongres AS. Trump sendiri menyalahkan pendahulunya, Presiden Barack Obama yang menolak menjual sistem rudal Patriot AS kepada Erdogan, sehingga Turki berpaling ke Rusia.
Namun, kini penerapan sanksi dari AS telah memicu kemarahan Turki, yang menyatakan bahwa langkah tersebut tak akan menghentikannya untuk mempertahankan diri.
“Kami mengharapkan dukungan dari sekutu NATO kami, Amerika, dalam perang kami melawan organisasi dan pasukan teroris... bukan sanksi," kata Erdogan dalam pidatonya pada Senin.
(Bernadus Melkianus Danomira)
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.