Baca juga: Polri Tawarkan Kerjasama Penguatan Cegah Radikalisme ke Kemenkumham
Ia berharap, pemuka agama berperan untuk menguatkan konteks kebhinekaan dan keberagaman Indonesia, bukan malah membuat narasi hasutan kebencian terhadap kelompok tertentu.
“Di sini menjadi penting bagaimana mendorong peran pemimpin agama dengan pengetahuannya, kapasitasnya dan pengaruhnya menjadi penting untuk didorong tidak hanya untuk counter narasi kebencian dan pelintiran kebencian yang muncul di ruang publik, tapi juga bagaimana mereka mengedukasi masyarakat, jamaah umat dengan pesan-pesan menyejukan dan mendamaikan,” pungkasnya.
(Awaludin)