Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasca-Pilkada 2020, Demokrasi di Indonesia Dinilai Tak Substantif

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 17 Desember 2020 |17:17 WIB
Pasca-Pilkada 2020, Demokrasi di Indonesia Dinilai Tak Substantif
Foto: Illustrasi Okezone.com
A
A
A

Baca juga:  SMRC Sebut Diskriminasi Penyebab Penurunan Nilai Demokrasi

Senada dengan Hidayat, Dosen Universitas Paramadina, Abdul Malik Gismar dan Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional Maswadi Rauf mengemukakan, perkembangan Indeks Demokrasi Indonesia dalam aspek kebebasan sipil terus menurun.

Maswadi Rauf mengakui, Indonesia memiliki kultur yang baik bagi perkembangan kebebasan berpendapat, namun kultur ini cenderung berkonflik jika dikaitkan dengan politik.

Namun demikian, baik Malik maupun Maswadi Rauf optimistis dengan masa depan demokrasi di Indonesia. Malik mengutip pernyataan Wakil Presiden pertama RI, Bung Hatta.

"Demokrasi tidak akan lenyap. Mungkin ia tersingkir sementara, tetapi ia akan kembali dengan tegapnya," kata Maswadi.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement