Kena PHK Lalu Open BO, Gadis Cantik Ini Malah Diperas Oknum Polisi

Mohamad Chusna, Sindonews · Sabtu 19 Desember 2020 09:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 19 244 2330544 kena-phk-lalu-open-bo-gadis-cantik-ini-malah-diperas-oknum-polisi-hkfvFrtDuY.jpg Foto: iNews

DENPASAR - Sudah jatuh tertimpa tangga. Nasib pilu itu dialami MIS (21), pekerja hotel yang dirumahkan lalu mencoba menggeluti dunia prostitusi online.  Wanita berparas cantik ini mengaku telah diperas oknum anggota polisi. Tak terima mendapat perlakuan itu, MIS melaporkan oknum polisi berinisial RCN ke Polda Bali.

(Baca juga: Prostitusi Online, Ini Penampakan Artis Cantik TA saat Digiring di Polda Jabar)

"Klien saya melaporkan dugaan pemerasan disertai pengancaman," kata Charlie Usfunan, pengacara MIS, Jumat (18/12/2020).

Dijelaskannya, kliennya adalah pekerja hotel di Kuta, Badung. Namun sejak tiga bulan lalu dirumahkan oleh manajemen hotel akibat dampak pandemi Covid-19.

Karena desakan ekonomi, perempuan asal Denpasar ini lalu mencoba masuk ke dunia prostitusi online dengan membuka open BO (booking online) lewat sebuah aplikasi .

(Baca juga: 455 Massa Habib Rizieq Ditangkap, Ini Reaksi FPI)

Dugaan pemerasan bermula ketika MIS digerebek saat sedang melayani tamu di tempat indekosnya di kawasan Denpasar Selatan, Selasa (15/12/2020) lalu.

Saat kejadian, dia terkejut setengah mati ketika pintu kamar kosnya didobrak. RCN lantas mengaku polisi yang bertugas mengungkap prostitusi online. Ia pun menunjukkan kartu tanda anggota Polda Bali.

Dalam penggerebekan itu, RCN melepaskan tamu MIS. Dia lantas mengunci pintu kamar dan menginterogasi MIS. "Klien saya lantas dipaksa melayani terlapor. Jika tidak, klien saya akan dibawa ke kantor polisi," sambung Charlie.

Setelah mendapatkan layanan seksual, RCN merampas IPhone MIS dan uang Rp350 ribu. Polisi berpangkat Briptu itu juga meminta uang tebusan sebesar Rp1,5 juta untuk IPhone korban.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini