Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peneliti Vaksin Covid-19 Rusia Ditemukan Tewas dalam Kondisi 'Mencurigakan'

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 23 Desember 2020 |05:45 WIB
Peneliti Vaksin Covid-19 Rusia Ditemukan Tewas dalam Kondisi 'Mencurigakan'
Alexander Kagansky. (Foto: Alexander Kagansky)
A
A
A

ST PETERSBURG - Seorang ilmuwan terkemuka Rusia yang sedang mengerjakan vaksin Covid-19 ditemukan tewas dalam keadaan mencurigakan di St Petersburg. Alexander 'Sasha' Kagansky, (45 tahun), dilaporkan jatuh dari jendela lantai 14 sebuah flat, hanya dengan mengenakan celana dalam. Namun, dia diduga ditemukan dengan luka tusuk di tubuhnya.

Kagansky, seorang ahli biologi, memiliki hubungan dekat dengan Universitas Edinburgh dan telah bekerja di kota itu selama 13 tahun hingga setidaknya 2017.

BACA JUGA: Relawan Vaksin Covid-19 AstraZeneca Meninggal, Kemenkes Tegaskan Belum Ada Kontrak Pembelian

Dia pernah menjabat sebagai Direktur Pusat Pengobatan Genomik dan Regeneratif di Universitas Federal Timur Jauh Rusia di Vladivostok, di mana ia melanjutkan kolaborasi penelitian dengan universitas Skotlandia.

Moskovsky Komsomolets (MK) melaporkan bahwa akademisi tersebut telah "mengembangkan vaksin untuk melawan virus corona" dan bahwa dia meninggal "dalam keadaan yang aneh". Komite Investigasi Rusia telah membuka penyelidikan pembunuhan dan seorang tersangka pria berusia 45 tahun telah ditahan, demikian diwartakan.

Laporan tersebut selanjutnya mengklaim polisi meyakini ada "perkelahian" yang terjadi sebelum Kagansky jatuh.

MK tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang vaksin Covid-19 internasional mana yang seharusnya dia kerjakan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement