Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Curhatan Tenaga Medis Rayakan Natal di Tengah Covid-19: Tuhan Pasti Ada

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Jum'at, 25 Desember 2020 |07:33 WIB
 Curhatan Tenaga Medis Rayakan Natal di Tengah Covid-19: Tuhan Pasti Ada
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Pandemi Covid-19 sudah berjalan hampir 10 bulan di Indonesia, membuat tenaga medis mengalami kelelahan dan kecemasan, menurut sejumlah survei.

Kondisi itu bisa jadi belum akan berubah dalam beberapa waktu ke depan, mengingat kini Indonesia justru mengalami tren peningkatan kasus aktif yang 'memburuk dan tidak dapat ditoleransi'.

"Burnout (kelelahan) terbanyak itu kalau dilihat dari kondisi yang sering dialami di Indonesia adalah lebih pada beban tugas yang berat, seperti bekerja long shift dengan baju hazmat," kata seorang psikiater di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Baca juga:  Epidemiolog: Peluang Varian Baru Covid-19 Menyebar ke Berbagai Negara Sangat Besar 

Kondisi yang dikhawatirkannya bisa bertambah berat bagi tenaga medis bila pandemi terus berlangsung.

Seorang dokter spesialis gawat darurat di Jawa Timur, yang juga penyintas Covid-19 mengaku mengalami tekanan luar biasa selama pandemi. Namun ia berusaha terus bertahan.

 Baca juga: Curhatan Tenaga Kesehatan di Wisma Covid-19: Saya Capek dan Kangen Anak 

Pada masa perayaan Natal tahun ini, ia pun bertekad akan tetap bertugas sebagai bentuk pelayanannya agar bisa 'mewartakan kabar keselamatan di saat orang-orang semua mengalami putus harapan'.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement