Gegara Terjebak Macet, Ibu Melahirkan Alami Pendarahan Meninggal Dunia

Azhari Sultan, Okezone · Senin 04 Januari 2021 20:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 340 2338799 gegara-terjebak-macet-ibu-melahirkan-alami-pendarahan-meninggal-dunia-aUvvg0NO4l.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAMBI - Akibat jalan rusak parah dan mengalami macet hingga sekitar dua jam, seorang ibu rumah tangga di Desa Lambur Luar, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi meninggal dunia.

Selain terjebak macet terlalu lama, korban yang diketahui berinisial ZM tersebut diketahui di dalam mobil yang saat itu mau dibawa ke rumah sakit Sabak Barat, Tanjungjabung Timur.

Lantaran mengalami pendarahan usai melahirkan di Puskesmas Desa Lambur. Namun, saat di tengah perjalanan di Desa Siau, Kecamatan Muara Sabak Timur, mobil yang membawa ZM terjebak macet lantaran jalan rusak.

Baca juga:  Ibu Hamil PDP Covid-19 di Pamekasan Meninggal Dunia saat Melahirkan

Akibatnya, mobil yang membawa korban mengantri panjang hingga waktu sekitar dua jam mobil. Diduga akibat pendarahan melahirkan tersebut, ZM meninggal dunia.

Kapolres Tanjab Timur, AKBP Deden Nurhidayatullah saat dihubungi mengakui adanya kejadian tersebut, bahwa ada seorang ibu rumah tangga meninggal dunia di tengah perjalanan saat dibawa menggunakan mobil menuju rumah sakit.

"Ya benar, jadi korban itu habis melahirkan di puskesmas, jadi pendarahan dan kemudian mau dibawa ke rumah sakit jalannya rusak jadi terjebak macet sekitar 2 jam," tuturnya, Senin (4/1/2021).

Diakuinya, saat mendapat kabar ada seorang ibu rumah tangga meninggal dunia akibat jalan rusak, dirinya langsung berkomunikasi dengan bupati Tanjabtim agar bisa diperbaiki.

Tidak hanya itu, Deden juga meminta bantuan agar pihak kabupaten melalui instansi terkait menurunkan alat berat guna memperbaiki jalan yang rusak.

"Saya sebagai kapolres, sudah telpon Bupati Romi Hariyanto, namun bupati menyampaikan kepada saya itu jalan provinsi," ungkap Deden.

Namun begitu, dirinya meminta tolong agar sementara waktu bisa diperbaiki. "Ya atas dasar kemanusiaan dirapi-rapikan sajalah dulu dan kalau memang tidak bisa diperbaiki, jangan dibiarkan. Apalagi saat ini musim penghujan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini