Dengan kejadian ini pihaknya memastikan magma sudah berada dioermukaan. "Artinya tidak ada jarak lagi antara magma dengan puncak," katanya.
Kendati demikian, dalam erupsi kali ini terjadi perbedaan. Hal ini terlihat dari proses deformasi yang terus terjadi. "Kalau erupsi sebelumnya saat menuju erupsi proses deformasi berhenti, gempa vulkanik dangkal juga menurun, namun ini masih tinggi, " ulasnya.
Hanik juga menyinggung arah erupsi yang cenderung ke barat daya. Hal ini memang berdasarkan analisa guguran yang terjadi selama ini, yaitu ke barat daya. "Hanya saja bukaan kawah itu ke selatan, menuju Kali Gendol. Jadi kemungkinan itu tetap ada, yaitu menuju kali gendol," katanya.
Ketika disinggung lava pijar yang keluar sejak tadi malam, Hanik mengakui belum bisa menjelaskan secara pasti berapa kali lava pijar keluar. Ini lantaran puncak tertutup kabut." Namun yang jelas ada 40 guguran tercatat sejak lava pijar pada pada pukul 19.50 WIB, " tandas dia.