Dalam kesempatan tersebut dia juga mengakui pijaran atau yang terjadi pada 31 Desember 2020 lalu pada pukul 21.00 WIB merupakan titik awal api diam yang terjadi saat ini.
"Dan memang magma sudah di puncak. Namun demikian kami belum bisa menghitung berapa material magma yang akan keluar. Saat ini kami masih terus melakukan analisa. Nanti akan kami sampaikan," beber Hanik.
Dengan keadaan ini pihaknya meminta beberapa kabupaten, baik Sleman, Klaten, Boyolali dan Magelang untuk menyiapkan mitigasi bencana. Selain itu penambangan pasir di wilayah kawasan rawan bencana III untuk dihentikan.
"Status Merapi masih siaga atau level III," pungkasnya. suharjono
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.