JAKARTA - Manajemen Bumame Farmasi mengapresiasi Polda Metro Jaya yang mengungkap pemalsuan surat hasil tes usap (PCR) diduga melibatkan selebgram. Diharapkan kasus tersebut tak terulang kembali.
"Kasus ini sangat mencemarkan nama baik perusahaan, dokter dan juga negara. Semoga dengan tertangkapnya oknum yang terlibat, nama Bumame Farmasi tidak lagi dikaitkan dengan pemalsuan surat hasil PCR swab test," kata Direktur Utama Bumame Farmasi, James Wihardja di Jakarta, Kamis (7/1/2021).
James mengatakan, pihaknya melaporkan dugaan pemalsuan hasil tes usap dengan mencantumkan kop surat Bumame Farmasi ke Polda Metro Jaya. Menurutnya, laporan tersebut itu tidak hanya untuk kepentingan perusahaan, namun bagi kepentingan negara.
Baca Juga: Satgas: Pemalsu Surat Rapid Antigen Sanksinya Penjara 4 Tahun!
Untuk mencegah pemalsuan hasil tes PCR pada masa mendatang, Bumame Farmasi akan mengimplementasikan kode "QR" unik pada seluruh kop surat perusahaan tersebut.