Anak Pejabat Perum Peruri Diduga Dibunuh, Mayatnya Dibungkus Bedcover

MNC Portal, · Rabu 13 Januari 2021 23:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 525 2344024 anak-pejabat-perum-peruri-diduga-dibunuh-mayatnya-dibungkus-bedcover-g0wJ4tzi8O.jpg ilustrasi: Okezone

KARAWANG - Sesosok mayat terbungkus bedcover menggerkan warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Setelah muncul pemberitaan di media, seorang pejabat Perum Peruri mengaku sebagai ayah korban.

(Baca juga: Polisi Sebut Mayat yang Dipendam dalam Kontrakan Korban Pembunuhan)

Dia adalah Kardiman yang meyakini jasad yang diduga korban penganiayaan itu merupakan anaknya bernama Fathan Ardian Nurmiftah, mahasiswa semester III Universitas Telkom Bandung, Jawa Barat. Keyakinan itu didasari pada ciri-ciri fisik pada tubuh korban.

Sebelumnya, Kardiman bersama anggota keluarga lainnya datang ke ruang jenazah RSUD Karawang.

Kedatangan mereka setelah membaca pemberitaan adanya penemuan jasad di Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon. Dia datang ke RSUD untuk memastikan jenazah korban pembunuhan adalah anaknya.

"Ciri-cirinya sudah mirip anak saya," kata Kardiman sambil terisak, Rabu (13/1/21).

Kardiman lantas mencocokan ciri anaknya dengan jasad yang menjadi korban pembunuhan. Dia menyebut sejumlah ciri dari anaknya seperti gigi bagian depan ada yang patah sebagian dan ada luka lama di bagian punggung anaknya.

"Anak saya ada luka dibagian belakang dan giginya juga patah. Ternyata ciri tersebut sama dengan jenazah itu, " katanya.

Begitu mengetahui jasad yang terbujur di kamar Jenazah, adalah anaknya Kardiman tidak kuasa menahan sedih dan langsung masuk ked alam mobil. Keluarga langsung membawa pulang kerumah. "Jenazah biar nanti diurus, sekarang kita antar pulang aja, " kata salah satu keluarga.

Sementara itu, kakak korban, Afif, sambil terisak mengaku sejak awal sudah menduga jika jasad korban pembunuhan itu adalah adiknya, Fathan. Itu diketahui setelah melihat gigi depan jenazah sama dengan adiknya. "gigi depan sama, ada yang patah, itu adik saya, " pungkasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini