Gagal Tes Antibodi Covid-19, Dua Anggota Tim WHO Dilarang Masuk ke China Selidiki Asal Usul Virus

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 15 Januari 2021 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 18 2344750 gagal-tes-antibodi-covid-19-dua-anggota-tim-who-dilarang-masuk-ke-china-selidiki-asal-usul-virus-wD2miQA0MC.jpg Foto: CNN

HONG KONG - Dua anggota tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyelidiki asal-usul pandemi virus Covid-19 dilarang terbang ke China setelah gagal dalam tes antibodi virus corona.

Rencananya tim internasional yang terdiri dari 13 ilmuwan akan mendarat di kota Wuhan di China tengah, tempat kasus virus corona pertama kali tercatat pada akhir 2019, pada Kamis (14/1).

Namun dua anggota tim itu tetap di Singapura, setelah mereka dinyatakan positif antibodi IgM.

Antibodi IgM adalah salah satu tanda potensial paling awal dari infeksi virus corona, tetapi juga dapat muncul pada seseorang yang telah divaksinasi atau sebelumnya terinfeksi (tetapi tidak lagi menjadi pembawa) virus. Positif palsu juga dimungkinkan dengan tes semacam itu.

Sejak November 2020, pelancong yang terbang ke China harus menunjukkan hasil negatif untuk tes antibodi IgM, dan tes PCR, sebelum mereka diizinkan masuk.

WHO mengatakan para ilmuwan selalu di tes ulang, dan sebelumnya selalu negatif. Para ilmuwan yang dapat melakukan perjalanan ke China, akan segera memulai pekerjaan mereka selama 2 minggu protokol karantina untuk pelancong internasional.

(Baca juga: Lebih dari 100 Orang Ditangkap Setelah Protes Kematian Pria Kulit Hitam di Tahanan)

Dikutip CNN, pada konferensi pers reguler Kamis (14/1), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan negara itu akan secara ketat mengikuti peraturan dan persyaratan pencegahan epidemi yang relevan, dan memberikan dukungan dan fasilitas yang sesuai bagi para ahli WHO yang datang ke China untuk melakukan kerja sama internasional dalam melacak asal usul virus.

Ditanya tentang dua ilmuwan yang ditolak masuk, Zhao tidak mau berkomentar, menginstruksikan untuk menanyakan otoritas terkait.

(Baca juga: Paus Fransiskus Disuntik Vaksin Covid-19)

Penyiar pemerintah CGTN melaporkan tim WHO menjalani tes usap tenggorokan dan tes antibodi serum di bandara setibanya di negara itu.

Ini adalah penundaan kedua bagi tim WHO, yang dijadwalkan tiba di China awal bulan ini, setelah sebelumnya sempat dilarang terbang ke sana oleh pihak berwenang.

Pelarangan ini menuai kecaman dari berbagai pihak. Seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan beberapa negara yakni Amerika Serikat (AS) dan Australia.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini