Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Indonesia Diterpa Banyak Bencana, Berikut Penuturan Pakar Mitigasi

Riezky Maulana , Jurnalis-Minggu, 17 Januari 2021 |05:29 WIB
 Indonesia Diterpa Banyak Bencana, Berikut Penuturan Pakar Mitigasi
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Memasuki awal Tahun 2021, di Indonesia dihadapkan pada empat bencana besar yang merenggut banyak nyawa manusia. Mulai dari tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat, Gempa bumi di Majene, Sulawesi Barat, banjir di Kalimantan Selatan, hingga Letusan Gunung Semeru, Jawa Timur.

Terkait itu, Pakar Mitigasi Bencana dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Eko Teguh Paripurno menyebut, setidaknya ada lima pelaku utama yang harus saling bekerja sama dalam proses mitigasi bencana. Pelaku utama itu, antara lain adalah pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, media serta akademisi.

"Kalau bicara mitigasi bencana, seharusnya memang para pihak, setidaknya ada lima pelaku utama harus bisa bekerjasama. yakni pemerintah, masyarakat, lembaga usaha, media, dan akademisi," ujar Eko saat dihubungi, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Patuhi 4 Rekomendasi PVMBG Ini

Dimulai dari pemerintah, kata Eko, akan mulai mengeluarkan kebijakan setelah menerima mandat dari masyarakat. Kemudian, masyarakat menyambut apa yang diberikan pemerintah, dan itu akan terus berjalan ketika para pelaku usaha memberikan dana bantuan.

"Pemerintah dengan mandatnya akan bekerja sama secara sendirinya, tetapi dia enggak akan bisa kalau enggak didukung oleh warga. Dan, di banyak kasus pasti didukung juga kan oleh lembaga usaha," tuturnya.

Baca juga: Indonesia Dikelilingi Ring of Fire, Gunung-gunung Berapi Mulai Tunjukan Geliatnya

Dia menuturkan, di setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, pastilah memerlukan naskah akademis, dan di situlah peran akademisi hadir. Lalu, tanpa media, sambungnya, kebijakan tersebut akan sulit sampai dan diterima oleh masyarakat.

"Kebijakan itu kan berbasis pengetahuan ya, maka semua kebijakan perlu naskah akademik, perlu riset. Penyebaran informasi yang baik itu kan juga butuh media," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement