Hari Martin Luther King Jr, Joe Biden Sebut Cinta dan Cahaya Bisa Atasi Kegelapan AS

Tim Okezone, Okezone · Selasa 19 Januari 2021 23:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 18 2347352 hari-martin-luther-king-jr-joe-biden-sebut-cinta-dan-cahaya-bisa-atasi-kegelapan-as-bYazmyx4d5.jpg Joe Biden

JAKARTA - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mengatakan masa kegelapan diĀ  di Amerika bisa dilewati dengan cinta dan cahaya. Hal itu diungkapkan Joe Biden bertepatan dengan Hari Martin Luther King Jr.

Melalui akun Twitter pribadinya, Joe Biden memposting quote dari Martin Luther King Jr soal "kegelapan dan cahaya". Ia menyebut, saat ini hanya cinta dan cahaya yang dapat mengatasi situasi sulit di AS.

"Kegelapan tidak bisa mengusir kegelapan, hanya cahaya yang bisa melakukannya. Kebencian tidak bisa mengusir kebencian, hanya cinta yang bisa melakukan itu. Saat kira berusaha mengatasi musim kegelapan di Amerika, mari kita memilih cinta dan cahaya dan mulai menyembuhkan," tulis @JoeBiden, seperti dikutip pada Selasa (19/1/2021).

Melansir VOA Indonesia, Hari Martin Luther King Jr dirayakan setiap tahunnya pada Seni ketiga pada Januari. Martin Luther King adalah pemimpin hak-hak sipil yang tewas dibunuh. Pada 1950 dan 1960-an, ia mengoordinasikan protes mengenai segregasi di bagian selatan, kesetaraan hak bagi warga kulit hitam, dan hak pilih.

Pada tahun ini, Senin (18/1), rakyat Amerika, merayakan Hari Martin Luther King Jr di tengah-tengah pandemi yang memaksa banyak kegiatan dilakukan secara virtual dan pada waktu Amerika menghadapi ancaman kekerasan politik terkait pelantikan presiden terpilih Joe Biden.

Pada liburan ini, biasanya orang-orang memperingati King dengan berpartisipasi dalam berbagai proyek pengabdian pada masyarakat. Namun, pandemi dan peringatan mengenai kekerasan di kota-kota di berbagai penjuru Amerika Serikat mempengaruhi peringatan tahun ini.

Baca Juga : Gedung Capitol Sempat Ditutup Sebelum Pelantikan Joe Biden

Liburan ini jatuh dua hari sebelum pelantikan Biden di Washington, di mana hingga 25 ribu anggota Garda Nasional diperkirakan akan memberikan pengamanan setelah kekerasan awal bulan ini di Capitol AS, di mana massa pro-Trump menyerbu gedung Kongres itu, sehingga menewaskan lima orang.

Baca Juga : Pelantikan Joe Biden, FBI Periksa Kesiapan Garda Nasional di Gedung Capitol

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini