Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sudah 2 Hari Ribuan Rumah di Cirebon Kebanjiran

Fathnur Rohman , Jurnalis-Selasa, 19 Januari 2021 |10:22 WIB
Sudah 2 Hari Ribuan Rumah di Cirebon Kebanjiran
banjir merendam sejumlah wilayah di Cirebon (Foto : Okezone.com/Fathnur)
A
A
A

CIREBON - Sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sampai hari ini Selasa (19/1/2021) pagi, masih terdampak banjir. Seperti di Desa Suranenggala Kulon misalnya, sudah dua hari air masih merendam ribuan rumah warga di desa tersebut.

"Seribuan rumah masih terendam banjir. Sekitar 10 persen lainnya tidak terkena. Di sini sudah dua hari banjirnya," kata Kasmad saat ditemui MNC Portal Indonesia, Selasa (19/1/2021).

Menurut Kasmad, ketinggian air saat ini masih sekitar 20 cm. Sebelumnya, pada hari Senin kemarin, ketinggian air sempat menyentuh angka satu meter. Kasmad mengaku, pihaknya telah mendirikan dapur umum untuk membantu warga yang terdampak banjir.

"Semua titik di desa Suranenggala Kulon terkena banjir. Titik terparah ini di RW 4, Blok Pagertoya. Itu semuanya kena," kata Kasmad.

Ditambahkannya, sampai sekarang warga Desa Suranenggala Kulon masih bertahan di rumah masing-masing. Ia berharap agar banjir yang merendam desanya segera surut.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan menjelaskan ada sebanyak tujuh kecamatan di Cirebon yang terdampak banjir. Banjir tersebut disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi Kabupaten Cirebon, sehingga mengakibatkan sejumlah sungai meluap.

Baca Juga : Puting Beliung Hantam Pantai di Bali, Belasan Bangunan Milik Nelayan Rusak

Menurut Alex, sebelumnya ada empat kecamatan yang terdampak. Namun, jumlahnya bertambah menjadi tujuh kecamatan.

"Sejumlah sungai meluap akibat curah hujan tinggi. Awalnya ada empat kecamatan. Sekarang tambah jadi tujuh kecamatam," kata Alex.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement