Tangis Kolonel Ahmad Pecah saat Iringi Pemakaman Istri dan anak Korban Sriwijaya Air

Solichan Arif, Koran SI · Sabtu 23 Januari 2021 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 23 519 2349659 tangis-kolonel-ahmad-pecah-saat-iringi-pemakaman-istri-dan-anak-korban-sriwijaya-air-NqFxzI2GA0.jpg Foto: Sindonews

KEDIRI - Kolonel Tek Ahmad Khaidir tidak kuasa menahan air mata, begitu jenazah istrinya, Rahmania Ekananda, korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182, tiba di tempat kelahirannya, Desa Tulungrejo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur Sabtu (23/1/2021).

(Baca juga: Syekh Ali Jaber Belum Bisa Bayar Kontrakan, Keluarga: Alhamdulillah Ada yang Membantu)

Setelah turun dari kendaraan dan bertatap muka dengan Nanik Mardiyati Zarkasi, mertuanya, Ahmad Khaidir langsung menangis.

(Baca juga: Sejumlah Perwira TNI Temui Ustadz Abu Bakar Ba'asyir, Ada Apa?)

Kadislog Lanud Supadio, Pontianak tersebut sontak duduk bersimpuh. Suasana haru seketika menyelimuti rumah duka. Para kerabat yang hadir tidak kuasa menahan isak tangis.

Ahmad Khaidir ikut mengawal langsung pemberangkatan jenazah dari Jakarta. Selain jenazah Rahmania, rombongan juga membawa peti jenazah Fathima Ashalina (2,5) putri bungsu Rahmania yang juga menjadi korban kecelakaan Sriwijaya Air. Sementara jenazah Fazila Ammara (6), putri sulung, hingga kini masih dalam proses identifikasi.

Sedangkan jenazah Dinda Amelia (16), pengasuh anaknya yang juga ikut jadi korban, informasinya sudah dimakamkan di Pontianak.

Sementara begitu menerima kedatangan jenazah anak dan cucunya, Ny Nanik tidak sadarkan diri. Ny Nanik pingsan. Sebelum diberangkatkan ke tempat pemakaman umum desa setempat, jenazah yang dibawa mobil ambulan tersebut lebih dulu disalatkan di masjid. Lokasi masjid berada di sebelah rumah duka.

Tidak banyak yang disampaikan pihak keluarga. Budi Martono selaku perwakilan keluarga hanya menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu pencarian jenazah Rahmania dan Fathima, putrinya. "Jika selama hidup ada kesalahan almarhum, kami selaku keluarga memohon untuk dimaafkan," tandasnya.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air yang lepas landas dari Bandara Soekarno- Hatta dengan tujuan Bandara Supadio, Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu 9 Januari 2021. Sesuai data manifes, jumlah korban sebanyak 62 orang. Yakni terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru pesawat.

Rahmania Ekananda beserta dua putrinya, yakni Fazila Ammara (6) dan Fathima Ashalina (2,5) serta Dinda Amelia (16), pengasuh anaknya, ikut menjadi korban. Rahmania Ekananda merupakan istri Kadislog Lanud Supadio Pontianak, Kolonel Tek Ahmad Khaidir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini